Jawaban Oded tanggapi catatan DPRD soal banjir, transportasi dan rumah deret banjir


Wali Kota Bandung Oded M Daniel
Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Oded Muhamad Danial menjawab catatan yang diberikan dewan terkait kinerja Pemkot Bandung di Hari Jadi Kota Bandung ke 208. Seperti disampaikan sebelumnya Ketua DPRD Kota Bandung Isa Subagja memberikan sejumlah catatan diantaranya persoalan kemacetan, banjir dan rumah deret yang dinilai belum tuntas.
Oded mengatakan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan persoalan Kota Bandung yang belum tuntas. Dia menjelaskan, untuk persoalan kemacetan, jangka pendeknya akan menerapkan rakaya jalan di titik-titik yang mengalami kepadatan. Pihaknya akan berkolaborasi dengan semua pihak mulai dari kepolisan dan masyarakat untuk sama-sama mengurai kemacetan
"Kita akan terus berupaya menyelesaikan mengurai kemacetan dengan pola kolaborasi semua pihak dari mulai masyarakat dengan instansi juga nanti. Kita akan terapkan rekayasa jalan. Jadi saya istruksikan Pak Didi (Kadishub) untuk koordinasi dengan kepolisian," ujar Oded di Balai Kota Bandung, Kamis (27/9).
Pihaknya juga akan memperbanyak jumlah flyover di Kota Bandung. Rencananya ada dua flyover baru yang akan dibangun dalam waktu dekat. "Dengan pembangunan flyover ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di Kota Bandung," katanya.
Sementara untuk persoalan banjir, Oded menyebut akan memperbanyak kolam retensi di Kota Bandung. Kolam retensi ini nantinya akan berfungsi sebagai parkir air saat debit air meninggi. Sehingga ketika debit air tinggi akan ditampung di kolam retensi sehingga tidak melimpas ke jalan.
"Pembangunan kolam retensi yang ada saat ini akan kita teruskan. Untuk tahun ini kan sedang dibangun kolam retensi di Sirnaraga," ucapnya.
Adapun untuk pembangunan rumah deret Oded mengakui bahwa saat ini masih berproses. Apalagi pembangunan rumah deret masih berpolemik dengan warga yang masih belum setuju untuk pindah.
"Karena sekarang ini masih ada hal hal yang dikoordinasikan. Saya sudah instruksikan kepada dinas terkait untuk terus memproses (persoalan yang belum beres). Terutama hal-hal yang harus secara adminstratif diselesaikan. Tapi prinsipnya baik persoalan rumah deret transportasi ataupun banjir saat ini masih berproses dan akan tentunya akan dituntaskan," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak