135 mahasiswa STP NHI Bandung turut serta dalam pelayanan makanan Asian Games

user
Endang Saputra 03 September 2018, 11:54 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pada perhelatan Asian Games 2018, Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung (STP NHI Bandung) turut serta berpartisipasi membantu dalam menyiapkan makanan serta melayani atlet peserta dari berbagai negara.

Sebanyak 135 mahasiswa dan enam dosen dikirimkan guna melancarkan kegiatan penyiapan dan pelayanan makanan di Wisma Atlet Jakarta mulai dari tanggal 3 Agustus sampai 31 Agustus 2018.

STP NHI Bandung merupakan salah satu perguruan tinggi pariwisata yang bernaung di bawah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Sebagai sebuah lembaga tinggi milik pemerintah, STP NHI Bandung bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang siap menjadi tenaga-tenaga profesional di bidang pariwisata sebagai aset nasional yang berkualitas internasional, memiliki sikap dan perilaku yang baik, kreatif inovatif, berjiwa wirausaha dan tetap berkepribadian Indonesia.

Di garda terdepan, mereka menyambut dan memberikan pelayanan dan diharapkan menjadi perwakilan masyarakat Indonesia yang terkenal dengan keramah-tamahan, penuh senyum serta profesional.

PT Gobel Dharma Sarana Karya selaku pemenang tender pelayanan mempercayakan mahasiswa STP NHI Bandung untuk dapat membantu mereka dalam memberikan pelayanan kepada para atlet.

"Tidak mudah menyiapkan makanan sehat 20.000 pax untuk atlet dari 45 negara setiap harinya. Tetapi kerjasama dengan tim dari PT. Gobel Dharma Sarana Karya terbangun dengan sangat baik," ujar dosen pembimbing, Wientor Rahmada dari keterangan tertulis yang diterima Merdeka Bandung, Senin (3/9).

Selain event seperti Asian Games, Mahasiswa maupun dosen STP NHI Bandung juga sering turut serta membantu pemerintah dalam berbagai kegiatan besar lain sepeti Konferensi Asia Afrika, Sail Sabang, Asean Skill Competition, pelaksanaan ibadah haji dan lain sebagainya.

"Mahasiswa kita menunjukan tanggung jawab yang tinggi, tingkat determinasi yang di atas rata-rata dan hospitality dari hati, khas Indonesia dalam melayani atlet," katanya.

Kredit

Bagikan