Saat Emil blusukan naik sepeda dan tantang camat Lengkong

user
Muhammad Hasits 04 Agustus 2018, 14:24 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil kembali melakukan kegiatan Mapay Lembur, Jumat (3/8). Program Mapay Lembur merupakan kegiatan untuk menyapa dan mendengarkan aspirasi serta mengecek kondisi wilayah. Kali ini, kegiatan 'blusukan' tersebut dilakukan di kecamatan Lengkong.

Ridwan mengawali Mapat Lembur dengan salat Jumat berjamaah di masjid Al-Hidayah Jalan Seledri. Usai salat, Ridwan sempat berdialog dengan warga. Ia berpesan kepada warga agar terus menjaga dan memelihara lingkungan sekitar.

"Dengan kedisiplinan warga serta taat peraturan, Insya Allah kota ini maju," ujar pria yang akrab disapa Emil ini.

Ia mengatakan, selama lima tahun kepemimpinannya, terjadi sejumlah peningkatan. Seperti tingkat ekonomi dan Indeks Kebahagiaan warga Kota Bandung mencapai 87 persen.

Usai berdialog, Wali Kota Bandung didampingi Camat Lengkong, Tubagus Agus Mulyadi meresmikan kantor Kelurahan Lingkar Selatan di Jalan Jotang. Usai meresmikan kantor kelurahan Lingkar Selatan, ia melanjutkan menuju kantor kecamatan Lengkong Jalan talaga Bodas dengan menggunakan sepeda.

Di kantor kecamatan Lengkong, Emil mendengarkan paparan Camat Lengkong Tubagus Agus Mulyadi mengenai perkembangan pelayanan publik di kecamatan tersebut. Setelah itu, Emil kembali melanjutkan penelusurannya. Ia sempat menyapa anak-anak Taman Baca Jatining Asih, SD IRK di gang karapitan II Jalan Karapitan Kelurahan Paledang. Lalu menuju Gedung Serba Guna RW 05 Kelurahan Paledang dan diakhiri dengan mengunjungi Kampung Toleransi kelurahan Paledang.

"Semua program Bandung Juara berhasil diwujudkan di kecamatan Lengkong. Semua gagasan Bandung Juara mampu diwujudkan di kecamatan ini," kata Emil.

Namun demikian, Emil meminta kecamatan Lengkong untuk tidak berpuas diri. Emil menantang kecamatan Lengkong untuk menjadi kecamatan pariwisata Kota Bandung. Ia meminta, agar kecamatan Lengkong membuat jalan wisata. Sehingga nantinya jalan ini bisa menjadi destinasi baru bagi para wisatawan.

Salah satu alasan Emil menantang kecamatan Lengkong menjadi kecamatan pariwisata karena di wilayah tersebut terdapat lebih dari 90 hotel.

"Saya tantang (kecamatan Lengkong) naik kelas. Kecamatan Lengkong harus melahirkan sebuah jalan untuk lokasi wisata," tegas Emil.

Ia optimis kecamatan Lengkong bisa menjawab tantangan tersebut. Terlebih kecamatan Lengkong dinilai Emil memiliki camat yang mumpuni.

"Camatnya rajin. Melaksanakan Subuh Keliling, Jumat keliling, makan bersama orang tak mampu, PPIK-nya (Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan) juga bagus," katanya.

Kredit

Bagikan