Pemkot Bandung kini punya ambulans ICU mini tuk bantu warga Bandung

user
Endang Saputra 26 Juli 2018, 14:01 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini memiliki mobil Ambulans baru dengan fasilitas ruangan Intensive Care Unit (ICU) ukuran mini. Mobil ambulans ini akan digunakan untuk menunjang kegiatan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Di dalam ambulans dilengkapi dengan beragam fasilitas kesehatan lengkap, layaknya ICU yang bisa berjalan.  Mulai dari monitor EKG, Automatic Defibrillator, mini ventilator hingga tabung oksigen tersedia di dalam mobil ambulans.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, bahwa mobil ambulans ini merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Astra Daihatsu Motor. Pria yang akrab disapa Emil ini menyampaikan terima kasih dengan bantuan satu unit mobil ambulans yang diberikan.

"Alhamdulillah hari ini kita dibantu oleh PT Astra Daihatsu dan satu buah ambulans canggih di dalamnya adalah mini ICU. Semua peralatan seperti yang di rumah sakit seperti itu bisa kita hadirkan dalam perjalanan menuju rumah sakit yang sebenarnya,"ujar Emil kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Kamis (26/7).

Emil mengungkapkan, armada ambulans tersebut nantinya akan digunakan untuk menunjang program layad rawat yang digagas Dinas Kesehatan. Menurutnya, mobil ambulans dengan fasilitas mini ICU baru satu unit yang dimiliki oleh Pemkot Bandung.

"Satu tahun peringatan dari program istimewa program kemanusiaan kesehatan namanya layad rawat. Di mana konsepnya dirubah yang biasanya orang harus selalu ke puskesmas atau fasilitas kesehatan seringkali kerepotan. Maka kita konsepkan negara yang mendatangi kepada warga bukan warga yang mendatangi negara. Layad rawat ada dua kata, layad itu mendatangi, rawat itu sambil merawat. Semua programnya gratis untuk masyarakat tidak mampu kita datangi," jelasnya.

Emil menyebut selama setahun program layad rawat berjalan tercatat ada 60 ribu panggilan. Dari 60 ribu panggilan, setelah diverifikasi ada 50 ribu yang betul kebutuhan kesehatan. Sementara untuk usia pasien yang dibantu hampir di atas 50 persen itu adalah orang orang yang sangat sepuh.

"Ini menandakan pelayanan ini sangat diminati. Dan sebagai gubernur terpilih program layad rawat ini akan saya bawa ke seluruh Jawa Barat," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita menambahkan, bahwa dalam kurun waktu satu tahun ini program layad rawat telah melakukan kunjungan rumah sebanyak 9.635 kunjungan.

"Di mana emergency-nya ada 265 dan sisanya non-emergency. Memang tadi pa wali kota sampaikan bahwa usia 70 tahun dan di dalamnya penyakit post stroke, hipertensi, diabetes melitus, kangker, itu paling banyak," ucapnya.

Selama berjalannya program layad rawat kata Rita hampir tidak ada kendala berarti. Hanya saja, ada keterbatasan akses untuk menjangkau pasien yang berada di pemukiman padat penduduk.

"Alhamdulillah hambatan berarti mah engga ada, paling penduduk yang memang rumahnya sulit. Untuk menyiasatinya diangkut dengan stretcer lalu masuk ke ambulans. Kesulitan lainnya mah engga ada," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Daihatsu menyerahkan donasi berupa satu unit mobil ambulans mini ICU kepada Program Layad Rawat Dinas Kesehatan Kota Bandung. Mobil ambulans yang berasal dari mobil Daihatsu Gran Max didesain secara khusus menjadi Mobil Ambulans dan memiliki beragam fasilitas kesehatan lengkap, layaknya Mini ICU yang bisa berjalan.

Nampak hadir pada acara tersebut Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Shinya Takeda; Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso; General Affairs Division Head ADM, Haryanto NH; serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Pemkot Bandung, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Shinya Takeda, Direktur Corporate Planning dan Communication ADM mengatakan, penyerahan mobil ambulan Mini ICU ini merupakan wujud komitmen Daihatsu dalam mendukung salah satu program dari Pemkot Bandung, yang selaras dengan program sehat ersama Daihatsu, yang juga merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility Daihatsu.

Sebagai spesialis produsen mobil kompak di Indonesia, Daihatsu tak hanya ingin berbisnis saja, namun juga ingin berkontribusi kepada masyarakat Indonesia agar Daihatsu benar-benar dekat dan menjadi Sahabat bagi Bangsa Indonesia. Dengan adanya Mobil Ambulan Mini ICU ini diharapkan Dinas Kesehatan dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan Layad Rawat kepada warga Bandung yang membutuhkan.

"Kami berharap, sumbangan mobil Ambulans Daihatsu ini dapat memaksimalkan pelayanan Layad Rawat kepada warga Bandung yang membutuhkan pertolongan kesehatan dan warga Bandung menjadi lebih dekat dengan Daihatsu," kata dia.

Selain satu unit mobil ambulans, Pemkot Bandung juga menerima bantuan 5 unit motor dari PT Angkasa Pura II untuk menunjang program Layad Rawat.

Kredit

Bagikan