Ridwan Kamil ajak PCNU Kota Bandung untuk kembangkan dakwah digital

user
Endang Saputra 23 Juli 2018, 14:27 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung untuk bisa merespon dinamika dakwah dengan penguasaan teknologi. Lewat pendekatan teknologi, dapat semakin menyebarluaskan dakwah kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat pelantikan PCNU Kota Bandung Periode 2018-2015 di Halaman Kantor PCNU Kota Bandung, Jalan Sancang, Kota Bandung, Minggu (22/7).

Emil mengungkapkan, tantangan dakwah saat ini semakin berat. Oleh karenanya, dakwah tidak hanya cukup dengan bertemu secara fisik tetapi juga harus digital.

"NU jangan sampai ketinggalan teknologi. Sering kali teknologinya sudah lari kita masih jalan. Salah satu contoh manfaat teknologi, di Kota Bandung, zakat meningkat 5 kali lipat," ujar pria yang akrab disapa Emil.

Selain itu, Emil juga meminta agar sejumlah program keagamaan yang telah berjalan untuk terus dilanjutkan. Sejumlah program tersebut di antaranya, Magrib Mengaji dan Subuh Berjamaah.

"Saya menitipkan kepada PCNU Kota Bandung untuk menjaga Magrib Mengaji dan Subuh Berjamaah. Karena kebangkitan Islam itu dimulai dari subuh berjamaah," kata Emil.

Ia menyampaikan hal tersbut karena dalam waktu beberapa bulan ke depan akan dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat. Sedangkan Wali Kota Bandung akan dijabat oleh Oded M Danial.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Kota Bandung, KH. Wahyu Afif Al-Gofiqi menyampaikan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan KH Agus Syarif akan berfokus pada kaderisasi. Hal itu peningkatan kapasitas jamiyah Nahdlatul Ulama melalui kerjasama dengan berbagai lembaga. Termasuk bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memberikan ruang kepada jamiyah NU menempuh pendidikan tinggi.

"Selama ini NU ditugaskan untuk ikut 'berperang' menjaga NKRI. Namun senjatanya tidak difasilitasi. Jadi secara kapasitas juga harus ditingkatkan," katanya.

Kredit

Bagikan