Penyertaan modal untuk PDAM Tirtawening Rp 70 miliar dari Pemkot cair Agustus


Ridwan Kamil bersama manajemen PDAM Tirtawengi
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung akan menggelontorkan dana penyertaan modal untuk PDAM Tirtawening Kota Bandung senilai Rp 70 miliar. Dana ini akan digunakan untuk membiayai proyek strategis PDAM pada tahun ini.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan perhitungan dana penyertaan modal untuk salah satu BUMD milik Kota Bandung itu. Jika tidak ada halangan, dana penyertaan modal segera cair pada Agustus.
"Hari ini rapat dengan PDAM untuk persiapan lelang proyek-proyek PDAM. Kebetulan penyertaan modal dari Kota Bandung pemerintah kota ke PDAM ini masih dalam perhitungan dan jika tidak ada halangan Agustusan sekitar Rp 70 miliar akan dipakai untuk proyek-proyek PDAM yang sekarang sedang membutuhkan," ujar pria yang akrab disapa Emil ini kepada wartawan, di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu (18/7).
PDAM Tirtawening Kota Bandung saat ini sedang membangun dua proyek besar untuk memperluas cakupan layanan penyediaan air minum di Kota Bandung. Dua proyek tersebut yakni Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikalong dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tegalega.
Dia memastikan, setelah dana penyertaan modal ini diberikan, PDAM dapat segera memulai pembangunan proyek yang akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan penyediaan air minum di Kota Bandung.
Tak hanya itu, Emil juga meminta laporan terkait proyek kerjasama dengan Manila Water. Kerjasama ini dijalin dalam rangka mengurangi kebocoran pipa saluran air milik PDAM
"Kemudian juga proyek kerja sama dengan Manila Water terkait pengurangan kebocoran itu non revenue water itu berjalan dengan baik. Mudah-mudahan di sisa waktu Saya bisa berjalan dengan baik," ucapnya.
Sebelumnya, Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi mengungkapkan, pembangunan SPAM Regional Tegalega merupakan program pengembangan SPAM baru dengan memanfaatkan Sungai Cisangkuy sebagai sumber air bakunya. Kapasitas total SPAM yang akan dibangun sebesar 700 liter/detik yang dimana terbagi untuk Kota Bandung sebesar 400 liter/detik dan Kabupaten Bandung sebesar 300 liter/detik.
"Tahap pertama dibangun SPAM dengan kapasitas 350 liter/detik, untuk Kota Bandung sendiri mendapatkan 200 liter/detik (Blok Tegalega)," katanya.
Sementara itu lanjut Sonny, dalam pembangunan IPA Cikalong akan dibangun bak prasedimentasi, bangunan instalasi dan reservoir.
"Untuk pembangunan IPA Cikalong sendiri sudah dilakukan dengan pengukuran sondir, pembuatan akses jalan ke bak 1, pemasukan dan pengelasan pipa, serta pengerukan dan pemulangan titik starussiple dan pengecoran DPT di bak III. Waktu pelaksanaannya sendiri selam 12 bulan," ucapnya.
Pada tahun ini sendiri kata Sonny, PDAM Tirtawening Kota Bandung mendapat suntikan dana penyertaan modal sebesar Rp 150 miliar dari Pemkot Bandung. Namun diakui Sonny dana yang masuk baru sebesar Rp 75 miliar. Selain itu juga ditambah dana hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp 70 miliar.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak