Keren! PSM ITB berangkat ke Italia ikuti kompetisi paduan suara tingkat internasional

user
Mohammad Taufik 14 Juli 2018, 13:34 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Institut Teknologi Bandung (ITB) d akan berangkat ke Gorizia, Italia untuk mengikuti kompetisi paduan suara tingkat internasional 'The 57th Seghizzi Internasional Choral Singing Competition 2018'. Acara ini akan digelar pada 20-22 Juli mendatang

Ketua PSM ITB, Tifany Talita mengatakan dalam ajang tersebut, PSM ITB membawa misi mengenalkan budaya Indonesia di mata dunia. Rencananya ada 38 orang yang akan pergi ke Italia.

"Pak Rektor berpesan, selama ikut ajang tersebut agar tetap tenang jangan panik dan harus optimis. Kita kesana untuk mengharumkan nama bangsa dan ITB juga. Intinya dengan ikut lomba, kita jadi duta promo budaya untuk semakin meningkatkan pamor ITB," ujar Tifany usai menggelar pertemuan dengan Rektor ITB Prof.Kadarsah Suryadi, di ruang Rapim A Rektorat ITB, Jalan Tamansari, beberapa waktu lalu.

Tour ke luar negeri dari PSM ITB itu sekaligus dalam rangka ITB Cultural Tour 2018. Selain ke Italia mereka juga akan menggelar konser di Austria. Acara tour kebudayaan dari PSM ITB ini memang rutin digelar setiap satu tahun sekali. Tujuannya selain mengenalkan budaya bangsa, juga untuk meningkatkan kualitas PSM di bidang tarik suara.

"Lomba yang akan diikuti ialah lomba paduan suara. Lomba tersebut tingkat internasional kita akan bertanding dengan paduan suara negara lain dan mengadakan konser kebudayaan. Berangkat ke Italia tanggal 17 ini," ucap Ketua Pelaksana ITB Cultural Tour 2018, Timorthy Pranata.

Untuk mengikuti lomba tersebut, tim yang berjumlah 38 orang ini sudah melakukan persiapan sejak Agustus tahun lalu dengan membentuk kepanitiaan khusus. Karena misi mengenalkan budaya bangsa, lagu-lagu yang akan dibawakan adalah lagu daerah dan kostum yang dipakai pun khas daerah.

"Kalau lagu daerah pasti dilantunkan sambil dengan tarian yang juga mencerminkan tarian daerah di Indonesia. Lagu-lagunya ada dari Sumatera, Bali, Jawa, Nusa Tenggara dan Papua. Pakaian juga, untuk perempuan menggunakan pakaian adat dari Banyuwangi. Dan laki-laki pakai pakaian adat dari Bali," kata Timorthy.

Dia berharap dengan mengikuti ajang tersebut, PSM ITB bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Sekaligus mengharumkan nama Indonesia dan ITB agar semakin dikenal oleh dunia Internasional.

"Orang asing mungkin sudah tahu Indonesia tapi hanya Balinya saja, atau Jakarta. Nah kami ingin memperlihatkan kepada negara lain bahwa sebenarnya Indonesia punya budaya itu gak cuman Bali saja tapi kita punya ribuan bahasa, suku, adat, budaya dan Etnis," katanya.

Kredit

Bagikan