Unpad terima 4.161 orang melalui jalur SBMPTN

Ilustrasi
Bandung.merdeka.com - Sebanyak 4.161 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa Universitas Padjadjaran. Pengumuman hasil kelulusan dapat diakses di http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan http://pengumuman.unpad.ac.id.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Dr. Arry Bainus, M.A. mengimbau kepada para peserta yang lulus untuk mencermati setiap pengumuman yang dilakukan panitia SBMPTN dan Unpad. Dengan demikian, calon mahasiswa baru dapat melaksanakan setiap tahapan registrasi dengan tepat dan mudah.
"Cermati semua pengumuman yang diberikan oleh panitia pusat maupun oleh panitia dari Unpad," katanya melalui siaran persnya, Selasa (3/7).
Adapun tahapan yang harus dilakukan yaitu mengisi biodata dalam jaringan (online), mengisi kuesioner Unpad, tes kesehatan, membayar Uang Kuliah Tunggal, dan registrasi administratif. Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru Unpad sendiri akan dilaksanakan pada akhir Agustus 2018 mendatang.
Arry mengungkapkan bahwa tahun ini, program studi Teknik Informatika kembali memiliki angka keketatan yang tertinggi di Unpad, dengan perbandingan pendaftar dan peserta yang diterima adalah 1 banding 74. Program studi selanjutnya yang memiliki angka keketatan tertinggi adalah Bisnis Digital, yaitu 1:56, dan Ilmu Komunikasi, yaitu 1:51.
Kepada para peserta yang lulus, Arry pun mengharapkan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, mengingat seleksi perguruan tinggi negeri saat ini semakin kompetitif. Para peserta diharapkan dapat melakukan setiap tahapan registrasi mahasiswa baru dengan baik, dan kedepannya juga dapat mengikuti kuliah dengan baik.
"Setelah diterima ya harus belajar dengan baik, dengan masa waktu studi yang sudah direncanakan. Semakin cepat semakin baik, tetapi tentunya harus berkualifikasi," kata dia.
Tahun ini, Unpad menerima mahasiswa Sarjana dari jalur SBMPTN (62%) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (38%). Dari peserta yang lulus SBMPTN, 211 orang diantaranya merupakan peserta Bidikmisi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak