RSHS kembali rawat bayi kembar siam

Ilustrasi bayi
Bandung.merdeka.com - RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung kembali rawat bayi kembar siam Conjoined Twin Omphalopagus yaitu dempet pada kedua tubuh di bagian bawah dada, sejak 13 April 2018.
"Bayi kembar siam yang kami tangani kali ini memiliki satu alat kelamin laki-laki, satu anus, ginjal masing-masing satu, jantung masing-masing satu, dua tangan dan tiga kaki. Dempetnya dibagian bawah sehingga ke-tiga kakinya mengarah kesamping," Jelas Prof. Sjarif Hidajat, Sp.A(K) dari siaran pers yang diterima Merdeka Bandung, Kamis (19/4).
Anak kedua dari Ibu Dn ini lahir normal di bidan pada usia delapan bulan dalam kandungan (prematur). Mengetahui kondisi kedua bayi dalam keadaan dempet, orangtua langsung membawanya ke RSHS.
Sampai di RSHS tim dokter penanganan bayi kembar siam langsung memulihkan kondisi bayi yang mengalami BBLR (Berat Bayi Lahir Kurang) dengan pemberian cairan dan nutrisi yang dibutuhkan.
"Pada bayi diberikan ASI tetapi karena belum mencukupi diberi susu formula dan cairan sebanyak 70 cc yang terdiri dari natrium, kalium, dan protein," tuturnya.
Saat ini tim dokter masih melakukan observasi dan pencitraan untuk mengetahui organ vital kedua bayi.
"Hari ini tim dokter akan melakukan MRI dan CT scan, untuk mengetahui lebih jelas kondisi keduanya," imbuh dia.
Terkait waktu dan tingkat keberhasilan operasi pemisahan keduanya, Prof Sjarif menyampaikan belum bisa dipastikan.
"Akan diketahui setelah semua hasil pencitraan selesai," kata dia.
Selain pemeriksaan lengkap, syarat dilakukan operasi pemisahan adalah berat badan minimal 5 kg (saat ini masih sekitar 4,1 kg).
Hingga berita ini diturunkan, kedua bayi tidak memiliki jaminan kesehatan sehingga berobat dengan cara bayar umum.
Namun, saat ini keluarga sedang memproses pengajuan SKTM dari Pemerintah Daerah Subang.
Menurut literatur, conjoined twin omphalopagus adalah kondisi kedua tubuh bersatu di bagian bawah dada.
Umumnya masing-masing tubuh memiliki jantung masing-masing, tetapi biasanya kembar siam jenis ini hanya memiliki satu hati, sistem pencernaan, diafragma dan organ-organ lain.
Bayi Ibu Dn ini merupakan bayi kembar siam ke 12 yang ditangani RSHS, sebelumnya pernah dirawat jenis kembar siam yang sama yaitu pada bayi Devina-Devani asal Garut.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak