Pendaftaran SBMPTN 2018 dibuka, ada 10.525 kursi di enam PTN Bandung

Ketua Panlok 34 Bandung M Solehuddin
Bandung.merdeka.com - Panitia Lokal (Panlok) 34 Bandung mulai membuka pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Di wilayah Panlok 34 Bandung, melibatkan enam PTN yang membuka pendaftaran SBMPTN yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD), Universitas Siliwangi (Unsil), dan Institut Seni Budaya Bandung (ISBI).
Ketua Panlok 34 Bandung M Solehuddin mengatakan, pihaknya menyiapkan ujian SBMPTN untuk 46.935 peserta. Jumlah ini terdiri dari 43.600 peserta untuk ujian tulis berbasis cetak (UTBC) dan 3.270 peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK).
"Bentuk seleksi berupa ujian tulis yang meliputi ujian tulis berbasis cetak (UTBC) dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Untuk seleksi kali ini, enam PTN yang ada di Panlok Bandung menampung 10.525 mahasiswa dari jalur SBMPTN. Jumlah ini menyesuaikan dengan kuota di masing-masing kampus,"ujar M Solehuddin kepada wartawan saat acara press conference SBMPTN 2017 di Gedung Information Center Kampus ITB, Jalan Ganesha, Selasa (11/4).
M Solehuddin mengatakan untuk jadwal pendaftaran online bagi UTBC dibuka mulai 5 April sampai 27 April. Sementara pendaftaran UTBK dimulai 18 April sampai 27 April. Adapun untuk mekanisme pendaftaran SBMPTN 2018 dimulai dengan pengisian data nama dan tanggal lahir pada laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id/ untuk mendapatkan Kode Akses Pendaftaran (KAP), Personal Indentification Number (PIN) dan slip pembayaran. Slip Pembayaran memuat kode pembayaran yang diperlukan untuk melakukan pembayaran seleksi.
Setelah itu, calon peserta melakukan pembayaran biaya seleksi sebesar Rp 200.000,00 di salah satu bank mitra SBMPTN di antaranya Bank Mandiri, BNI, dan BTN. Setelah melakukan pembayaran, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran di laman pendaftaran SBMPTN https://pendaftaran.sbmptn.ac.id/.
"Untuk ujian tertulis (UTBC dan UTBK) akan dilakukan Selasa 8 Mei 2018. Sementara pengumuman hasil ujian SBMPTN akan dilakukan Selasa 3 Juli 2018 pukul 17.00 WIB," kata dia.
Solehuddin menambahkan, pihaknya juga membuka layanan informasi resmi yang dapat diakses melalui laman http://sbmptn.ac.id dan melalui http://halo.sbmptn.ac.id dan call center 0804-1456-456 dan media sosial facebook yakni : http//facebook.com/SekreSBMPTN dan Twitter : @SekreSBMPTN .
UTBK dengan perangkat android
M Solehuddin mengungkapkan bahwa untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Panlok Bandung terdapat dua jenis yaitu menggunakan PC sebanyak 2.270 peserta dan menggunakan tablet atau telepon pintar berbasis android sebanyak 1.000 peserta. Menurut dia, ujian SBMPTN dengan ponsel android merupakan yang pertama kalinya dan hanya dilaksanakan di Kota Bandung. Ujian SBMPTN berbasis android ini akan dilaksanakan di Universitas Padjadjaran (Unpad).
"SBMPTN android hanya di Bandung. Ada 1.000 orang yang bisa ikut di Unpad yang ditugaskan menjadi uji coba," ungkapnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Arry Bainus menambahkan pihaknya memang mencoba melakukan inovasi UTBK SBMPTN dengan menggunakan gadget. Mekanisme pendaftaranya sama dengan peserta lainnya secara umum, namun peserta harus mendaftarkan piranti yang akan digunakan pada saat ujian nanti.
"Sebelum cetak kartu, para peserta harus mendaftarkan pirantinya atau gadgetnya yang akan digunakan, karena akan dicatat kodenya. Setelah mendaftarkan itu mereka baru bisa mendownload aplikasi ujian. Setelah aplikasi didownload mereka bisa mendaftarkan diri dan langsung mencetak kartu tes," kata Arry.
Menurutnya, pendaftaran gadget dimaksudkan agar kapasitasnya bisa disesuaikan dengan sistem yang nantinya akan dijalankan. Persyaratan gadget yang bisa diikutkan pun ada dalam situs resmi SBMPTN 2018.
"Setelah itu jangan lupa lagi ketika ujiannya jangan membawa gadget yang lain, harus yang terdaftar. Jangan sampai yang didaftatkan gadget A, sementara gadget yang dibawa saat ujian gadget B ," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak