PDAM Tirtawening sosialisasi pembangunan distrik meter area program SPAM Tegalega

user
Mohammad Taufik 30 Maret 2018, 15:00 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - PDAM Tirtawening Kota Bandung menggelar sosialisasi kepada warga Kecamatan Bandung Kidul terkait pembangunan distrik meter area program SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) regional blok Tegalega.

Program ini merupakan upaya PDAM untuk memperluas jaringan distribusi air minum di wilayah Blok Tegalega yang mencakup empat kecamatan yaitu Kecamatan Bojongloa Kidul, Kecamatan Bandung Kidul, Kecamatan Regol dan Kecamatan Astana Anyar.

Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi mengatakan, sesuai program pemerintah pusat yang menargetkan 100 persen warga mendapatkan akses air minum pada 2019. Maka digulirkanlah program 10 juta sambungan yang disubsidi oleh pemerintah. Bandung menjadi salah satu kota yang menjadi bagian dalam program tersebut.

"Memang pemerintah dalam rangka akses air minum 2019 itu kan pengennya 100 persen itu warga mendapatkan akses air minum, makanya digulirkanlah program 10 juta sambungan yang disubsidi," ujar Sonny kepada wartawan.

Dengan adanya jaringan baru tersebut, PDAM menargetkan ada 16 ribu sampai 18 ribu sambungan baru. Menurut Sonny, untuk harga pemasangan sambungan ini setelah disubsidi yakni sebesar Rp 1.750.000. PDAM kata Sonny memberikan kemudahan dengan sistem mencicil.

"Apalagi kita memberikan fasilitas mencicil. Sok setahun Rp 100 ribu (dicicil). Kalau harga per kubiknya tergantung pemakaian air," ujarnya.

Sonny mengungkapkan, dalam pembangunan pembangunan SPAM Regional wilayah Blok Tegalega ini, pihaknya menginvestasikan dana hampir Rp 60 miliar yang terdiri dari pemasangan pipa induk sebesar Rp 24 miliar dan jaringan distribusi sampai ke rumah penduduk sebesar Rp 35 miliar.

Di tempat yang sama Sekretaris Kecamatan Bandung Kidul Wahyu Rinjaningsih menambahkan bahwa dengan adanya sosialisasi ini memberikan informasi kepada warga terkait program tersebut.

"Kami atas nama Pak camat bahagia kalau warganya bisa menikmati air bersih dengan saliran yang dibuat baru," katanya.

Kredit

Bagikan