Dua prodi Telkom University diakui secara internasional

Rektor Telkom University Professor Mochamad Ashari
Bandung.merdeka.com - Telkom University menerima pengakuan Internasional Program Studi (Prodi) S1 Teknik Telekomunikasi (S1 TT) dan S1 Teknik Industri (S1 TI). Pengakuan internasional ini diserahkan oleh chairman PII (Persatuan Insinyur Indonesia) Dr. Hermanto Dardak dalam acara Dissemination of International Accreditation, IABEE Inauguration and International Seminar on Quality of Engineers, Selasa (13/3).
Program studi Teknik Telekomunikasi fakultas teknik elektro sebelumnya telah di visitasi pada Desember 2017 lalu disusul dengan visitasi di program studi teknik industri fakultas rekayasa industri pada Januari 2018 dan pada hari Selasa (13/3) penyerahan penghargaannya.
Rektor Telkom University Professor Mochamad Ashari, mengatakan capaian ini merupakan bentuk komitmen Telkom University untuk terus meningkatkan kualitas, hal ini dibuktikan dengan prestasi bertaraf internasional.
"Sebelumnya prodi S2 Managemen sekarang kita mendapat 2 akreditasi internasional lagi yakni S1 TT dan S1 TI, kita akan kejar terus agar seluruh prodi di Telkom University bisa terakreditasi internasional," ujar Ashari dari siaran pers yang diterima Merdeka Bandung, Selasa (13/3).
Dalam acara ini Dr Yasuyuki Aoshima (eksekutif managing director JABEE) menjelaskan, bahwa JABEE (Japan Accreditation Board for Engineering Education) telah dipercaya oleh JICA (Japan International Cooperation Agency) melaksanakan proyek ini sejak 2013, saat ini JABEE telah berhasil menyusun kriteria akreditasi serta instrumen evaluasinya, melatih evaluator dan telah mengakreditasi 11 prodi dan akan mengakreditasi 20 prodi di tahun 2018.
"Saya senang projek tersebut dilaksanakan dengan rasa kepemilikan masyarakat Indonesia dan bantuan dari pakar IABEE, ada komitmen kuat dari pemerintah RI dan kelompok pakar indonesia yang memiliki motovasi tinggi dari kalangan akademisi dan industri yg bekrja secara sukarela untuk IABEE," terang dia.
Selain Telkom University akreditasi IABEE juga diberikan kepada 5 Universitas lain diantaranya adalah UI, IPB, UII, ITS, dan Universitas Surabaya.
IABEE (Indonesian Accreditation Board of Engineering Education) merupakan sebuah organisasi independen nirlaba yang didirikan sebagai bagian dari lembaga Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk menumbuhkembangkan budaya mutu dalam pengelolaan pendidikan tinggi teknik.
Ini dicapai melalui penjaminan bahwa Program-program Studi teknik diselenggarakan dengan memenuhi bakuan-bakuan minimum, dan dengan mempergiat peningkatan mutu berkesinambungan dalam lembaga-lembaga pendidikan tinggi. Nama resmi IABEE dalam bahasa Inggris adalah Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak