Tumbuhkan minat baca anak sejak dini, Himpaudi gelar seminar literasi

Seminar literasi Himpaudi
Bandung.merdeka.com - Anda pasti tahu dengan pepatah 'Buku merupakan jendela dunia', ya kan? Nah, menjadikan pepatah tersebut sebagai dasar acuan, sudah saatnya untuk menumbuhkan minat baca anak sejak dini.
Mendukung pertumbuhan minat baca pada anak sejak dini, Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) menggelar seminar literasi dengan tema 'Gerakan Nasional Orangtua Membaca Buku di Paud'.
Kegiatan seminar tersebut diselenggarakan di Trans Studio Bandung selama dua hari, Senin (26/2) dan Selasa (27/2). Pesertanya melibatkan 6.000 guru Paud seluruh Indonesia.
"Bertempat di sini (Trans Studio Bandung) kami turut mendukung gerakan menumbuhkan minat baca dan menumbuhkan generasi muda yang cerdas sejak usia dini," ujar GM Business Trans Studio Bandung, Nursyasan Ibrahim, Senin (26/2).
Ketua Himpaudi, Netti Herawati mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk keprihatinan terhadap dikotomi pendidikan Paud yang sejak 2005 masih terus ada sampai saat ini.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015, kata dia, 91,47 persen anak usia sekolah lebih suka menonton TV dan hanya 13,11 persen yang suka membaca. Di sisi lain, survei penilaian siswa pada PISA 2015 menunjukkan Indonesia berada diurutan ke 64 dari 72 negara yang suka membaca.
"Kita harus bekerjasama dimulai sejak dini. Anak belajar dan merangkai otaknya dalam hitungan 1.684 juta sek otak per detik. Mengingat anak hanya berada dua hingga empat jam di Paud, maka peran keluarga menjadi amat penting dalam gerakan literasi ini," kata Netti.
Sementara itu, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Sukiman mengaku gerakan nasional membaca buku ini merupakan program yang baik.
"Kegiatan ini adalah sebuah gerakan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak pembiasaan di rumah, di Paud, dan di masyarakat," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak