Antisipasi pohon tumbang di musim hujan, Pemkot Bandung lakukan perawatan

Pohon tumbang
Bandung.merdeka.com - Pemkot Bandung melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Prasarana dan Pertamanan ( DPKP3) Kota Bandung akan mencanangkan bulan perawatan pohon. Hal ini dilakukan sebagai langlkah antisipasi adanya pohon tumbang saat memasuki musim hujan seperti sekarang.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, dirinya telah menginstruksikan Kepala DPKP3 untuk segera memeriksa seluruh pohon yang ada di Kota Bandung. Sehingga dapat segera diketahui pohon-pohon yang dikhawatirkan tumbang untuk selanjutnya dilakukan penanganan.
"Saya instruksikan mulai Minggu ini bulan perawatan dan pencanangan pohon. Jadi jangan menunggu roboh dulu. Saya perintahkan supaya di check up (diperiksa)," ujar pria yang akrab disapa Emil ini kepada wartawan dalam acara Bandung Menjawab, Selasa (21/11).
Di sisi lain, Emil pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah di dekat pohon. Menurutnya, aktivitas tersebut dapat membuat batang pohon menjadi keropos yang pada akhirnya menjadi salah faktor penyebab tumbangnya pohon.
"Karena ada juga warga yang suka melakukan aktivitas pembakaran di dekat pohon. Padahal itu yang buat lemah si batangnya. Jadi jangan sampai ada pohon menimpa tiang listrik, rumah, mobil," katanya.
Sementara itu Kepala DPKP3 Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan pihaknya segera merespon instruksi dari wali kota tersebut. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pohon yang ada di Bandung.
"Jadi kita lebih diintensifkan pemeliharaan pohon. Tujuannya untuk mengurangi beban pohon mendeteksi kesehatan pohon dan menjaga dari hal tidak diinginkan," kata Arif.
Menurut Arif kegiatan ini akan dilakukan pada awal Desember. Dalam kegiatan ini pihaknya juga akan melibatkan aparat keewilayahan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pohon.
Menurut Arif, pemeriksaan akan diintensifkan di wilayah-wilayah yang terdapat pohon berusia tua seperri Cihampelas, Cipaganti.
"Pohon yang sudah berusia 50 tahun itu jadi prioritas. Pohon yang sudah tua itu terlihat dari diameter yang besar. Untuk penangannya cukup dikurangi bebannya dengan memangkas bagian dahannya," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak