Sebanyak 285 ribu rumah di Jawa Barat tidak layak huni


Ilustrasi perbaikan rumah layak huni
Bandung.merdeka.com - Pengentasan kemiskinann menjadi salah satu fokus pekerjaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satu upayanya adalah dengan program perbaikan rumah tidak layak huni.
Berdasarkan data Tim Nasional Penanggulangan Masalah Kemiskinan, tercatat sekitar 285 ribu unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat, Bambang Rianto, mengatakan rumah tak layak huni (Rutilahu) menjadi parameter tingkat kemiskinan. Penanggulangannya dilakukan dengan cara penganggaran dari program pemerintah pusat dan APBD provinsi maupun kabupaten kota.
"Kami menargetkan renovasi 100 ribu Rutilahu pada 2013 sampai 2018. Jika jumlahnya digabungkan dengan Rutilahu yang diperbaiki menggunakan anggaran kabupaten dan kota, sudah lebih dari 100 ribu rumah yang diperbaiki sejak 2013 di Jawa Barat," ujarnya di Bandung, Jumat (17/11).
Tahun 2018 mendatang, Pemprov Jabar dan pemerintah pusat akan menganggarkan untuk renovasi hampir 30 ribu rumah tak layak huni. Berdasarkan data dari Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat, antara 2013 sampai 2017, telah diperbaiki 40.548 unit rumah menggunakan APBD Jabar.
Dalam rentang waktu yang sama, diperbaiki 39.640 unit rumah menggunakan APBN. Total rumah yang telah diperbaiki di Jabar menggunakan dua sumber dana tersebut adalah 80.108 rumah.
Pada 2018, direncanakan perbaikan Rutilahu dari APBD Jabar sebesar 20 ribu rumah dan dari APBN sebesar 9.105 rumah. Jika digabungkan, dalam rentang waktu 2013 sampai 2018, Rutilahu yang telah dan akan direnovasi sebanyak 109.293 unit rumah. Angka tersebut belum termasuk Rutilahu yang diperbaiki dari APBD kabupaten dan kota. "Targetnya sebenarnya sudah terlampaui," ucapnya.
Dalam perjalanannya, Pemprov Jabar melakukan penyesuian setelah muncul UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur tatacara penyaluran anggaran negara. Yakni, bantuan renovasi Rutilahu diberikan kepada lembaga berbadan hukum.
Setelah aturan itu keluar, renovasi di perkotaan, bantuan berupa bantuan sosial, diberikan melalui BKM atau Badan Keswadayaan Masyarakat. Di perdesaan dana bantuan yang diberikan bersifat dana hibah dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat atau LPM.
"Kami genjot pada 2018 dengan pengadaan 30 ribuan renovasi Rutilahu. Sebab pada 2015 dan 2016, tidak dapat dilakukan satu pun renovasi Rutilahu di kabupaten, hanya di kota. Pengawasan dan pelaksanaan renovasi Rutilahu di desa, kami bekerja sama dengan Kodam III Siliwangi," terangnya.
Besar anggaran renovasi untuk satu Rutilahu di kawasan perkotaan, katanya, sebesar Rp 14 juta untuk bahan material rumah dan WC, sedangkan Rp 1 juta untuk biaya upah pengerjaan dan administrasi. Sedangkan di wilayah perdesaan, satu rumah mendapat Rp 12,7 juta untuk material dan Rp 800 ribu untuk upah dan administrasi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak