Tata PKL Cicadas, Pemkot Bandung cari lahan untuk relokasi

PKL Cicadas
Bandung.merdeka.com - Penataan PKL Cicadas masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Bandung dibawah pemerintahan Ridwan Kamil - Oded M Danial. Beragam upaya yang dilakukan Pemkot Bandung masih menemui jalan buntu untuk merelokasi para pedagang yang berjualan di trotoar kawasan Cicadas.
Oded M Danial yang juga Ketua Tim Satgasus Penataan PKL Kota Bandung mengatakan bahwa Pemkot Bandung masih melakukan kajian untuk mencari solusi terkait masalah PKL di Cicadas. Menurutnya PKL di Cicadas menjadi prioritas penataan Pemkot Bandung.
"Yang paling krusial menurut saya Cicadas yang belum terentuh. Jadi kita akan lakukan penataan," ujar Oded kepada wartawan dalam acara diskusi santai di kantor IJTI Jabar, Jalan Bekamin, Kamis (2/11).
Hingga saat ini, para pedagang di Cicadas masih diperbolehkan berjualan di atas trotoar. Namun Pemkot Bandung melakukan penataan sementara agar kondisinya tidak terlalu semrawut.
Sembari ditata, kata Oded pihaknya mencari lahan kosong yang nantinya akan digunakan untuk tempat relokasi para pedagang.
"Saya sudah sampaikan kepada Emil bahwa pertama ditata sementara biar asri. Sambil di tata kita siapkan anggaran. Kebetulan di situ ada tanah, dulu pernah menawarkan ke Saya ada yang mau dijual," kata Oded tanpa menyebutkan lokasi yang dimaksud.
Oded mengakui, bahwa sulitnya tempat relokasi menjadi kendala dalam penataan PKL Cicadas. Sebab lokasi Bandung Trade Mall (BTM) yang sedianya akan menjadi tempat relokasi untuk pedagang ditolak oleh para pedagang. Pedagang menolak direlokasi dengan alasan akan sepi pelanggan karena lokasi yang terlalu jauh.
"Kalau dimasukin ke BTM, di situ tidak cukup dan memang mereka sudah tiga kali masuk ke sana banyak yang bangkrut. Jadi intinya konsep Saya, cari tempat kalau pun harus keluar APBD," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak