Sejumlah sopir angkot di Bandung mogok beroperasi

Angkot di Bandung mogok beroperasi
Bandung.merdeka.com - Sopir angkot dari sejumlah trayek di Kota Bandung melakukan aksi mogok operasi. Aksi mogok ini dilakukan sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap keberadaan angkutan berbasis aplikasi.
Pantauan Merdeka.com di Terminal Ledeng, sejumlah sopir angkot tampak memarkirkan kendaraan mereka di area terminal. Hal ini membuat sejumlah penumpang yang akan naik angkot menjadi terlantar.
Asep (45), salah seorang sopir angkot menuturkan, dirinya memilih tidak beroperasi karena mengikuti rekannya sesama sopir yang tidak beroperasi. Hal ini dipicu karena ketidakpuasan terhadap angkutan online.
"Saya ikut sama sopir yang lain enggak pada narik. Ya ini bentuk protes kita sama angkutan online," ujar Asep kepada wartawan saat ditemui di lokasi.
Di Terminal Ledeng sendiri, sedikitnya ada tiga trayek angkutan kota yang lewat yakni Margahayu-Ledeng, Kebon Kalapa-Ledeng, dan Cicaheum-Ledeng. Para sopir angkot tersebut memilih tidak beroperasi dan memarkirkan kendaraannya di terminal.
Kepala Sub-Terminal Ledang, Dani Ramdani mengatakan, para sopir angkot mulai tidak beroperasi sejak pagi hari.
"Kondisi ini sebagai dampak dari masalah beroperasinya angkutan online di Kota Bandung. Selain itu Mereka memilih engga narik penumpang karena takut ada sweeping di jalur trayek yang mereka lewati," ujar Dani.
Namun demikian, Dani mengaku pihaknya telah melakukan antisipasi dengan meminta angkutan bantuan untuk mengangkut para penumpang yang terlantar.
"Kita sudah berkoordinasi dengan aparat kewilayahan terkait kondisi yang terjadi.Kita pun sudah meminta didatangkan bus bantuan untuk menarik penumpang, jadi tidak terjadi penumpukan penumpang yang berarti," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak