Kilometer 91 Cipularang rawan kecelakaan, polisi minta lampu ditambah


Kombespol Yusri Yunus
Bandung.merdeka.com - Ruas Tol Cipularang, khususnya di kilometer 91 yang berada di wilayah hukum Purwakarta, kerap dijumpai kecelakaan lalu lintas. Terakhir kecelakaan beruntun pada Kamis (18/5) lalu mengakibatkan empat nyawa melayang.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengakui, untuk kilometer 90-100 terutama ruas jalan yang mengarah ke Jakarta merupakan titik rawan kecelakaan. Karakter jalan menurun dan berkelok membuat pengendara roda empat harus ekstra hati-hati.
"Memang di titik km 100 sampai 90 itu dari arah Bandung ke Jakarta ini merupakan titik blackspot atau rawan lakalantas," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Senin (22/5).
Hasil evaluasi beberapa rangkaian kecelakaan di lokasi tersebut bahwa kilometer 90 sampai 100 harus ditambahkan penerangan. "Karena di sana kurang penerangan."
Oleh karena itu sebelum memasuki musim mudik lebaran 2017 yang diperkirakan akan berlangsung satu bulan lagi, pihak Jasa Marga selaku pengelola tol harus melengkapi penerangan di sana.
Selain penerangan, di 10 kilometer yang menjadi rawan kecelakaan itu juga harus ditambahkan redam kejut untuk pengendara. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pengguna tol terlena dengan jalan menurun tanpa mengantisipasi pengereman.
"Kedua juga perlu ada garis kejut 100-90 ini turunan dn berkelok sehingga harus ada semacam rambu itu. Jadi ada garis kejut. Itu salah satunya," jelasnya.
Dia juga melanjutkan, di titik tersebut agar bisa dihadirkannya pos terpadu. Keberadaan pos itu bisa menjadi cara untuk meminimalisir kecelakaan. "Untuk bisa mengingatkan pengemudi untuk melaju ke sana dengan adanya rotator itu mengingatkan," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak