Dua inovasi ini bakal diluncurkan buat permudah warga bayar pajak


Ilustrasi pajak
Bandung.merdeka.com - Inovasi layanan terbaru bagi para wajib pajak bagar segera diluncurkan. Tim Pembina Samsat Jabar membuat inovasi layanan aplikasi SIPOLIN (Sistem Informasi Pajak Online) dan SADESA (Samsat Desa). Inovasi ini dibuat berkat kerja sama dengan ‎Dirlantas Polda Jabar, dan Jasa Raharja.
"Untuk makin mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan kami akan luncurkan lagi dua inovasi hasil kerjasama tim Pembina Samsat," kata‎ Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar Dadang Suharto, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (18/5).
Aplikasi Sipolin ini merupakan inovasi layanan elektronik selain E-Samsat. Lewat aplikasi ini masyarakat cukup memasukkan nomer kendaraan bermotor untuk mengetahui jumlah pajak kendaraan yang harus dibayar. "Dari sini masyarakat bisa langsung terhubung untuk membayar pajak melalui SMS banking dari BJB, jadi bisa dibayar di rumah atau langsung ke Samsat," tuturnya.
Aplikasi Sipolin ini akan diluncurkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Carliyan di kawasan Car Free Day Dago, Bandung, Minggu (21/5) pukul 07.00.
Sementara SADESA diluncurkan untuk memberi kemudahan pada wajib pajak yang di desa-desa potensial yang tersebar di Jabar. Ada tiga desa yang rencananya akan menerapkan sistem layanan ini lebih dulu yakni Padaherang, Pangandaran; Patrol, Indramayu dan Parung, Bogor.
"Jadi kami terus menggenjot layanan ke lapangan salah satunya dengan Sadesa," katanya. Nantinya Pembina Samsat akan melakukan pemataan desa-desa mana yang potensial jumlah wajib pajaknya. "Kalau jumlah kendaraan di satu desa cuma 5 ya tidak perlu dibuka. Nanti kami bersama Polda Jabar akan memetakan."
Dia meyakini, inovasi layanan ini selain mempermudah masyarakat membayar pajak juga bisa terus mendongkrak raihan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor kendaraan bermotor. Dua layanan ini melengkapi sejumlah inovasi lain yang lebih dulu hadir yakni E-Samsat, Samsat Gendong, Samsat Ka Bumi. "Pokoknya masyarakat jangan dipersulit," paparnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak