Tak cuma pelayanan, Posyandu di Bandung diminta terus lahirkan inovasi


Sekda Kota Bandung Yossi Irianto
Bandung.merdeka.com - Keberadaan Posyandu memiliki peran strategis di masyarakat. Bukan hanya aspek pelayanan saja yang harus diberikan Posyandu, tetapi harus memiliki inovasi serta kontribusi yang menjadi ciri Posyandu mandiri
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto saat membuka sekaligus memberikan Arahan pada acara Revitalisasi Posyandu di Aula Kantor KNPI Jabar Jalan Sukarno-Hatta Kota Bandung, Selasa (9/5).
"Bukan hanya pelayanan yang baik saja, namun Posyandu mandiri yang multifungsi dan punya inovasi serta kontribusi ini menjadi ciri Posyandu mandiri," ujar Yossi.
Tak hanya itu pelayanan kesehatan yang baik di Posyandu kecamatan serta kelurahan harus menjadi representasi yang lebih baik dibandingkan dengan daerah.
"Posyandu di kelurahan atau kecamatan menjadi ujung tombak pelayanan di keluarahan dan kecamatan harus lebih baik menuju visi kita, yakni Bandung sehat di tahun 2020," katanya.
Pria berkacamata tersebut mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh Muspika di Kecamatan Kiaracondong yang telah berinovasi melahirkan program-program yang dapat mempercepat Bandung sehat di tahun 2020, yakni program Barata (Bersama Remaja Mengatasi Masalah Balita).
"Program Barata yang diusung di Kecamatan Kiaracondong merupakan program yang baik dan tentunya harus kita apresiasi, dimana program ini menumbuh kembangkan kepedulian remaja pada Posyandu yang selama ini mayoritas identik dengan ibu-ibu," ujarnya.
Program Barata merupakan inovasi program Posyandu Kecamatan Kiaracondong yang melibatkan sosialisasi kesehatan balita melalui pelatihan yang diikuti remaja untuk kemudian disosialisasikan kepada masyarakat.
Selain program Barata, inovasi di Posyandu kini telah diusung dan dijalankan di beberapa Posyandu di Kota Bandung, antara lain berupa aplikasi e-posyandu (posyandu elektronik) yang bisa dilihat melalui Bandung Command Center (BCC). Aplikasi tersebut bisa diterapkan di seluruh kewilayahan terkait data balita dan bayi termasuk data ibu hamil.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak