3 Pegiat Ecotransport kampanyekan bersepeda dari Bandung ke Solo


Peserta Bersepeda Hendro Talenta
Bandung.merdeka.com - Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Komunitas Bandung Ecotransport mengkampanyekan moda mobilitas urban yang ramah lingkungan terus berlanjut. Tiga orang pegiat Ecotransport Bandung bakal bersepeda dari Bandung menuju Solo sepanjang 500 kilometer.
Ketiga pesepeda yang akan menempuh perjalanan Bandung-Solo yakni Aki Niaki, Hendro Talenta, dan Windu Mulyana. Mereka akan berangkat dari Balai Kota Bandung pada Jumat 12 Mei 2017 dan diperkirakan akan tiba di Solo pada 18 Mei 2017.
Hendro mengatakan, sepanjang perjalanan, tim akan berhenti di beberapa titik untuk melakukan sharing session dan berbagai kegiatan yang mengusung tema 'Mengabarkan kebaikan dari Bandung untuk Indonesia'. Titik-titik pemberhentian akan dilakukan di Cirebon, Pekalongan, Semarang dan Solo.
"Di setiap titik yang disinggahi, kami akan bercerita, bertukar pikiran, bagaimana kami memulai sepeda bersama, memungut sampah berama-sama. Kami akan ceritakan apa yang dilakuka di Bandung ini untuk Indonesia," ujar Hendro kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Selasa (9/5).
Pegiat lainnya, Aki Niaki mengaku tidak ada persiapan khusus dalam kegiatan bersepeda Bandung - Solo ini. "Ide sederhananya adalah bersepeda ke Solo saja bisa, apalagi cuma di kota. Kami akan bercerita tentang bagaimana di Bandung melakukan kegiatan positif secara bersama-sama," kata pria 60 tahun ini.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Anton Sunarwibowo berharap kegiatan ini dapat lebih mengkampanyekan sepeda sebagai moda mobilitas urban di Kota Bandung. Terlebih lagi Kota Bandung saat ini sedang bergerak menuju kota sepeda.
Dinas Perhubungan sendiri, kata dia, telah mulai menjalankan program Bandung Ecotourism dengan paket wisata Sepeda Bandung. Melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas, wisata sepeda menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan akibat tingginya kebutuhan mobilitas di perkotaan.
"Kami punya program berjalan kaki, bersepeda dan bertransportasi publik. Sebagai salah satu upaya juga untuk mewujudkan Bandung Kota Sepeda," ujarnya memungkasi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak