Ini sembilan program prioritas Pemkot Bandung dalam Musrembang 2017


Ilustrasi Musrenbang
Bandung.merdeka.com - Pemkot Bandung memprioritaskan sembilan bidang pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Bandung tahun 2017. Prioritas tersebut dilakukan untuk menjawab tantangan pembangunan kota yang semakin menuntut kemajuan dan perkembangan di segala bidang.
Kesembilan prioritas tersebut antara lain: 1) Pendidikan dan kesehatan, 2) penanggulangan kemiskinan, 3) Pengembangan karakter budaya lokal, 4) peningkatan PAD dan pembiayaan non-konvensional, 5) peningkatan infrastruktur dan lingkungan hidup, 6) pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pelayanan publik, 7) ekonomi kreatif dan UMKM, 8) kesempatan kerja dan daya beli masyarakat, 9) stabilitas politik dan keamanan.
"Prioritas yang spesifik tahun 2018 adalah menyangkut isu stabilitas politik dan keamanan terkait penyelenggaraan pesta demokrasi, yang juga mendapat perhatian khusus dalam perencanaan tahun 2018," ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kamalia Purbani.
Inovasi Pemerintah Kota Bandung tahun ini dalam penyelenggaraan Musrenbang adalah hadirnya aplikasi E-Musrenbang yang bisa mengintegrasikan usulan-usulan pembangunan dari masyarakat ke dalam komponen pembiayaan di e-budgeting. E-Musrenbang ini dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas proses bottom-up planning dengan memulai penjaringan kebutuhan masyarakat dari sumbernya, yakni proses rembug warga.
"Hasil forum itu lantas dimasukkan ke dalam aplikasi E-Musrenbang untuk diajukan pada level yang lebih tinggi, seperti kecamatan maupun SKPD," katanya
Kamalia mengklaim Musrenbang tahun ini lebih berkualitas dan lebih mencerminkan kebutuhan masyarakat di level grass root. Sebabnya, aplikasi ini dirancang agar masukan-masukan program datang dari masyarakat sendiri.
"Skema ini menghapus stigma bahwa Musrenbang hanya merupakan kegiatan seremonial untuk menggugurkan kewajiban saja. Stigma ini mulai tahun 2017 tidak berlaku lagi di Kota Bandung," ucapnya..
Berdasarkan hasil proses pemasukan usulan dari masyarakat, hingga tanggal 9 Maret 2017 telah terhimpun 4.538 usulan program dari masyarakat dengan besaran biaya yang diusulkan sebesar Rp 823.351.504.184. Namun demikian, tidak semua usulan tersebut dapat diterima oleh sistem tersebut.
Tercatat sebanyak 3.786 (83,43 persen) usulan yang dapat diterima. Sementara 752 usulan harus ditolak. Alasannya antara lain lokasi dan volume yang kurang spesifik, ada yang harus diajukan dalam mekanisme hibah, dan ketidaksesuaian usulan program dengan kriteria lembaga.
"Usulan-usulan tersebut kami klasifikasikan menjadi empat bidang, yakni bidang perencanaan infrastruktur dan pengembangan wilayah sebanyak 3.420 usulan, bidang perencanaan ekonomi, sumber daya keuangan dan sumber daya alam sebanyak 62 usulan, serta bidang sosial budaya dan pemerintahan sebanyak 304 usulan," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak