Berkomitmen gratiskan raskin, Kota Bandung diberi penghargaan gubernur


Wakil Walikota Oded terima penghargaan
Bandung.merdeka.com - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat terkait Dukungan APDB Kabupaten/Kota untuk Kelancaran Penyaluran dan Pengembalian Program Raskin Tahun 2016. Penghargaan tersebut diterima di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (9/3/).
Selama empat tahun berturut-turut hingga 2016, Pemerintah Kota Bandung selalu mengalokasikan dana subsidi untuk penyaluran beras sejahtera (Rastra) sebesar Rp 25 miliar per tahun. Komitmen pemerintah dalam memastikan distribusi Rastra itu sampai kepada penerima manfaat mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat
"Kita memang sudah lama menggratiskan Rastra ini kepada masyarakat Kota Bandung. Jadi masyarakat sedari dulu tidak ada pungutan apapun. Itu yang diapresiasi Pak Gubernur," ujar Oded usai menerima penghargaan.
Namun demikian, tahun ini Kota Bandung menjadi salah satu kota percontohan untuk program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Sehingga alokasi dana untuk kelancaran program raskin akan dialihkan ke program lain.
Sementara itu, bantuan untuk keluarga prasejahtera akan langsung didistribusikan dari pemerintah pusat ke penerima manfaat tanpa melalui pemerintah kota, melainkan melalui bank yang telah ditunjuk oleh pemerintah pusat.
"Kita sudah siapkan Rp 25 miliar. Namun Bandung menjadi satu dari 45 kota yang dijadikan uji coba untuk bantuan non tunai. Kalau BPNT kan langsung. Jadi akan kita alokasikan ke yang lain," katanya .
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Eli Wasliah membenarkan bahwa tahun ini, pengelolaan bantuan pangan untuk masyarakat prasejahtera tidak lagi dalam bentuk rastra.
Bantuan akan didistribusikan melalui kartu yang telah diisi saldo sebesar Rp 110.000 per bulan. Pengambilan bantuan itu bisa dilakukan di titik-titik tertentu di Kota Bandung.
"Saldo tersebut bisa ditukarkan dengan 3 jenis produk pangan, yakni beras, gula, dan telur dengan harga yang murah, di bawah harga pasar. Jika saldo itu tidak habis, maka akan diakumulasikan ke bulan berikutnya, ditambah Rp110.000 lagi. Jadi, ini adalah penghargaan terakhir Kota Bandung untuk rastra. Karena program rastra di kita sudah tidak ada lagi, diganti jadi BPNT," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak