Jaringan JAD, pelaku bom Bandung sudah dibuntuti sejak Tahun Baru 2017


Kapolda Jabar Anton Charliyan
Bandung.merdeka.com - Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan menyebut Yayat Cahdiyat (41) yang tewas usai meledakan bom panci di Bandung adalah pelaku berbahaya. Menyandang status residivis, Yayat alias Abu Salam sudah diburu kepolisian sebelum perayaan Tahun Baru 2017 lalu.
"Ya, Abu Salam ini dicari-cari. Sudah kita buntuti terus sejak sebelum tahun baru. Ini dinilai berbahaya, kan residivis," kata Anton di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (28/2).
Abu Salam ini pernah divonis tiga tahun penjara pada 2012 lalu. Penyebabnya, karena pria kelahiran Purwakarta Jawa Barat tersebut pernah ikut pelatihan terorisme di Aceh.
Abu Salam ini terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Anshaurud Daulah (JAD). "Kelompoknya kelompok JAD yang merupakan jaringan lama mungkin terkait dengan yang di Jatiluhur (Purwakarta) juga," katanya.
Petualangan Yayat ini berakhir pada Senin (27/2) kemarin. Pelaku tewas setelah terlibat baku tembak dengan anggota Brimob Polda Jabar dan Tim Prabu Polrestabes Bandung di Kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Petugas mendapatkan perlawanan sengit saat penangkapan dilakukan.
"Saya sudah bilang agar ditangkap hidup-hidup. Lumpuhkan bukan mematikan. Tapi justru pelaku ini pantang menyerah. Ini menyulitkan kita. Kami sudah berteriak 'Demi Undang-Undang agar menyerahkan malah (melempar) bom dan pembakaran," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak