Pesan perdamaian media digaungkan dari Kota Bandung


Ridwan Kamil baca deklarasi di acara IBRAF
Bandung.merdeka.com - Kota Bandung dipilih menjadi tuan rumah Konferensi Internasional dan Pertemuan Tahunan ke-5 OIC Broadcasting Regulation Authorities Forum (IBRAF). Dalam acara yang digelar di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, pesan perdamaian melalui media digaungkan.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didapuk langsung membacakan deklarasi 'Media for World Harmony' yang berisikan lima butir di hadapan 40 perwakilan negara badan para regulasi media yang hadir.
Berikut isi dari lima butir deklarasi 'Media World Harmony' From Bandung to The World:
- Humanity : Humanity is a universal value that can become a foundation of world harmony. The media has become an important means of delivering humanitarian messages.
- Responsibility : The media is responsible for every message that it delivers because every message can have an impact, whether good or bad.
- Friendship : The media is a means to strengthen friendships, not the other way around.
- Enlightenment : Through the messages and news that they publish/broadcast, media should offer enlightenment, hope and positive values, and encourage people to be better.
- Harmony: The media safeguards values that promote harmony.
Dalam Bahasa Indonesia:
- Humanity : Kemanusiaan merupakan nilai universal yg menjadi landasan. Media menjadi sarana penting untuk mengabarkan pesan kemanusiaan.
- Responsibility : Media bertanggung jawab atas setiap pesan yang disampaikan, karena setiap pesan dapat menimbulkan akibat; baik maupun buruk.
- Friendship : Media adalah alat untuk mempererat rasa persaudaraan, bukan sebaliknya.
- Enlightment : Melalui pesan dan kabar yang disiarkan, media seyogyanya memberikan pencerahan, harapan, nilai-nilai positif dan mendorong orang menjadi lebih baik.
- Harmony : Media menjaga nilai-nilai untuk mewujudkan keserasian, kerukunan dan keselarasan.
‎‎Dia berharap dengan deklarasi itu, landasan berpikir media bisa membawa keharmonisan dunia. "Hari ini media di dunia harus punya satu visi, dan tidak sendiri-sendiri. Karena ternyata berita di Indonesia dikonsumsi diluar, dan berita luar di konsumsi juga di Indonesia. Ada perang informasi, ideologi yang lintas batas, nah di sini (IBRAF) harus memberikan dampak positif," ujarnya.
Konferensi tersebut secara resmi dibuka oleh Menkominfo Rudiantara dengan memukul gong. Hadir dalam kegiatan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Sekjen IBRAF Hamit Ersoy dan beberapa tokoh-tokoh broadcasting dari Indonesia maupun dunia, serta delegasi ketua regulator penyiaran dan akademisi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak