40 Negara hadiri konferensi internasional IBRAF di Kota Bandung


Ridwan Kamil di acara IBRAF
Bandung.merdeka.com - Indonesia khususnya Kota Bandung didapuk sebagai tuan rumah Konferensi Internasional dan Pertemuan Tahunan ke-5 OIC Broadcasting Regulation Authorities Forum (IBRAF). Dalam konferensi internasional yang digelar di The Trans Luxury, Hotel, Kota Bandung, itu akan dihadir 40 negara di berbagai belahan negara Islam.
Namun dalam kesempatan itu hadir pula peserta dari negara Amerika Serikat, Belanda, Portugal, Jerman, Taiwan, Hong Kong dan Korea Selatan. Negara-negara tersebut tertarik untuk ikut serta karena isu strategis yang diusung pertemuan IBRAF 2017 yang dinaungi Organisasi Konferensi Islam (OKI).
‎Ketua KPI Yuliandre Darwis mengatakan, masyarakat global kini sedang mengalami kerisauan luar biasa akibat pengaruh informasi yang hadir dari media. Media yang sejatinya bisa menjadi alat pemersatu untuk menjalin kedamaian dan keharmonisan harus bisa satu misi dalam kegiatan ini. Oleh karena itu melalui IBRAF, isu-isu media bisa dibahas.
"Isu-isu media massa di dunia coba mengkaji keadaan dunia yang dipengaruhi arus informasi yang cepat dan massif," katanya dalam sambutanya, Rabu (22/2).
Mengusung tema: Media for World Harmony, IBRAF digelar untuk membangun kerja sama antar sesama regulator penyiaran dunia untuk mencapai pemahaman bersama terkait penyiaran. "Media merupakan cermin dari berbagai peristiwa yang ada di masyarakat dan dunia sehingga memiliki tanggung jawab dalam menciptakan keselarasan dan harmoni di tengah masyarakat dunia," ujarnya.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku terhormat dengan dipilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah para pelaku regulasi media di banyak negara. Apalagi Bandung beberapa kali pernah menyelenggarakan kegiatan internasional yang lekat dengan perdamaian.
"Bandung dengan sejarah KAA sangat pas dijadikan tuan rumah. Bandung juga 2016 ini dipilih sebagai Kota Islam di Indonesia. Sehingga ini alasan kita menjadi tuan rumah," ujarnya.
‎
Konferensi tersebut secara resmi dibuka oleh Menkominfo Rudiantara dengan memukul gong. Hadir dalam kegiatan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Sekjen IBRAF Hamit Ersoy dan beberapa tokoh-tokoh broadcasting dari Indonesia maupun dunia, delegasi ketua regulator penyiaran dan akademisi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak