Polisi terus sosialisasi rambu larangan lewat Jalan DU sampai Monju


Sosialisasi rambu larangan lewat jalan
Bandung.merdeka.com - Tahukah kamu jika sejak akhir tahun 2016 lalu jalan dari Dipatiukur menuju Monumen Perjuangan lewat Jalan Singaperbangsa sudah dilarang? Nyatanya, masih sedikit sekali warga yang mengetahui hal tersebut.
Minimnya pengetahuan atau mungkin saja rendahnya kesadaran warga tentang rambu lalu lintas di Jalan Singaperbangsa membuat jumlah pelanggaran tetap tinggi sampai sekarang. Untuk itu, pihak kepolisian menggandeng beberapa pihak untuk terus melakukan sosialisasi rekayasa arus lalu lintas.
Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Dewi Khotijah, mengatakan kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, Selasa (21/2) sejak sore guna menegaskan kepada masyarakat bahwa polisi sudah melakukan rekayasa arus lalu lintas.
"Dari sejak lebaran dulu sudah kota lakukan rekayasa jalan, mungkin masyarakatnya sudah lupa lagi jadinya banyak yang ngelanggar. Makanya, kami kembali gelar sosialisasi bahwa tidak boleh melintas dari arah Dipatiukur menuju Mpnje lewat Jalan Singaperbangsa," ujar Dewi kepada Merdeka Bandung, Selasa (21/2).
Arus yang bisa dilewati di Jalan Singaperbangsa justru dari arah Monumen Perjuangan menuju Jalan Dipatiukur. Sebab sudah sejak akhir tahun lalu rambu lalu lintas dilarang melintas berwarna merah dengan garis horizontal putih pada bagian tengah sudah terpasang di sebelah kiri jalan.
"Kesadaran masyarakat masih sangat kurang, banyak sekali yang memaksakan masuk untuk jalan sini padahal sudah jelas itu melanggar. Sekarang kami hanya melakukan sosialisasi saja, mungkin seminggu atau dua minggu ke depan akan dilakukan tindakan tegas yaitu penilangan," katanya.
Dengan ditutupnya jalur ini menjadi satu arah, dikatakan Dewi, mampu berdampak positif untuk Jalan Surapati karena arus lalu lintas menjadi lancar.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak