Pameran keliling 'Birth of a Legend' hadir di Kota Bandung


Pameran Bird of a Legend
Bandung.merdeka.com - Pameran berkeliling berjudul Yves Saint Laurent, 'Birth of a Legend' ini sebelumnya telah dipamerkan ke berbagai negara Asia, antara lain Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina. Di Indonesia, warga Bandung memperoleh kesempatan menyaksikan pameran ini setelah sebelumnya dipamerkan di Surabaya.
Dari rilis yang diterima Merdeka Bandung, pameran ini mengekspose 49 foto hitam putih karya fotografer Pierre Boulat merekam aktivitas di balik layar yang jarang diketahui publik, mengenai perancang busana terkemuka asal Prancis, Yves Saint Laurent, saat menyiapkan koleksi rancangan busanan perdananya pada 1962.
IFI bermitra dengan NuArt Sculpture Park dan Universitas Kristen Maranatha menghadirkan pameran ini di Bandung. Pameran diadakan di NuArt Sculpture Park pada 16 – 26 Februari 2017 dan dibuka pada 16 Februari 2017 pukul 17.00 WIB. Acara ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Pada kesempatan ini juga, Universitas Kristen Maranatha turut menampilkan 18 ilustrasi fesyen karya mahasiswa dan alumni Fakultas Seni Rupa dan Desain. Para mahasiswa dan alumni ini berasal dari dua program studi berbeda, yaitu dari D-III Seni Rupa dan Desain Studi Fashion Design serta Desain Komunikasi Visual Konsentrasi Fashion Graphic.
Berbekal keahlian khusus mereka di bidang fesyen, mereka mencoba menggambarkan ulang keindahan masterpiece karya Yves Saint-Laurent dengan karakter gambarnya masing-masing menggunakan media yang beragam.
Selain ilustrasi fesyen, ada juga karya dari dua alumni terpilih yang saat ini berkiprah di dunia fesyen tanah air. Berbagai event skala nasional dan internasional telah mereka ikuti sehingga makin dikenal di tengah masyarakat.
Kedua alumni ini akan menampilkan proses dan karya mereka sejak kuliah sampai sekarang dalam bentuk sketsa, konsep, foto dokumentasi, maupun busana yang telah mereka buat.
Keberhasilan Crystal Clarissa dan Marselina Anggita Manalu saat ini tak terlepas dari kemauan dan kerja keras mereka dalam menjalani proses berkarya, baik saat kuliah di D-III Seni Rupa dan Desain Studi Fashion Design maupun sampai saat ini.
Dengan kemauan dan kerja keras, bukanlah hal yang mustahil bagi generasi muda untuk menjadi legenda fesyen baru di Indonesia, bahkan mungkin dunia. Sama seperti yang telah dibuktikan oleh Yves Saint-Laurent yang mau berproses dan terus berinovasi sehingga menjadi legenda fesyen dunia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak