Satpol PP akan tertibkan pedagang nekat berjualan di Jalan Cihampelas


Ilustrasi skywalk
Bandung.merdeka.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Dadang Iriana memastikan tidak akan ada lagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bawah Skywalk Cihampelas. Semua PKL terdaftar telah menempati 192 kios yang disediakan pemerintah kota. Jika masih ada pedagang membandel, pihaknya akan melakukan penertiban
"Saat ini juga hampir semua pedagang sudah pindah ke atas skywalk," ujar Dadang kepada wartawan saat ditemui di Pendopo Kota Bandung.
Dadang menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan koordinator PKL setempat. Intinya mereka sudah menyepakati untuk tidak berjualan di Jalan Cihampelas.
Namun, kata Dadang, salah satu masalah yang masih menjadi kendala yakni terkait keberadaan pedagang asongan. Pedagang asongan meminta untuk ikut naik ke atas skywalk. Namun karena tidak termasuk ke dalam data 192 PKL, maka para pedagang tersebut tetap tidak bisa ikut naik ke atas skywalk.
"Yang jadi persoalan ada pedagang asongan yang sebelumnya nebeng ingin ikut naik ke atas, tapi saya minta ditertibkan ke Pak Agus selaku koordinator. Saya minta untuk cek karena itu di luar jumlah 192 PKL, yang asongan belum dihitung," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Dia meminta Satpol PP untuk menertibkan pedagang yang masih berdagang di sepanjang Jalan Cihampelas.
"Pastikan bongkar lapak-lapak PKL di bawah. Bersihkan dari mulai Advent (Rumas Sakit) sampai ke bawah. Enggak boleh lagi (berjualan di Jalan Cihampelas) semua naik ke atas skywalk," ujarnya.
Seperti diketahui, Pemkot Bandung, telah memberikan waktu selama dua hari yakni Selasa dan Rabu kepada pedagang untuk membereskan dagangannya. Adapun untuk acara peresmian sendiri rencananya akan dilakukan pada Sabtu pekan ini.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak