Pemkot Bandung komitmen pertahankan Piala Adipura tahun ini

user
Farah Fuadona 24 Januari 2017, 10:33 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung berkomitmen kembali mempertahankan Piala Adipura pada tahun ini. Piala Adipura yang berhasil diraih dalam dua tahun terakhir harus dapat dipertahankan oleh Kota Bandung.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto seusai menggelar rapat evaluasi Adipura di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Senin (23/1).

"Dalam dua tahun ini Alhamdullilah kita mendapatkan Piala Adipura. Kemarin kita agak sedikit mundur sejalan dengan berubahnya SOTK yang baru. PP 18 sekarang ini dengan perda yang baru sehingga pejabatnya baru dikukuhkan.
Namun yang selalu saya tekankan kepada SKPD-SKPD  adalah tidak boleh terhambatnya kualitas pelayanan publik. Ini menjadi komitmen bersama," ujar Yossi kepada wartawan.

Dia mengatakan, dari hasil evaluasi yang dilakukan setidaknya ada tujuh komponen yang dinilai belum memenuhi ekspektasi yang diharapkan. Salah satunya dari tujuh komponen tersebut yakni seperti di kondisi sampah di pasar masih berserakan. Termasuk kondisi lingkungan di terminal, puskesmas, dan pemukiman yang belum maksimal.

"Adipura ini mencerminkan kondisi persampahan dan pengelolaan kebersihan dengan baik. Ada tujuh komponen yang belum sesuai ekspektasi yang diharapkan. Dalam seminggu harus ada progres yang terukur," katanya.

Yossi mengaku pihaknya telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta PD Kebersihan untuk segera berbenah. Sejumlah petugas telah diterjunkan untuk membersihkan tempat yang dinilai masuk dalam titik pantau dari penilaian adipura.

"Sudah dirumuskan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Titik pantau juga ada kewajiban instansi terkait seperti pasar ada di PD pasar, pemukiman ada instansi yg ditunjuk dan ada aparat kewilayahan juga. Kita masih punya waktu Februari-Maret. Kami delegasikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, PD Kebersihan serta SKPD lainnya juga ikut bertanggung jawab," katanya.

Kredit

Bagikan