Ramai petisi Selamatkan Beruang Madu Kebun Binatang Bandung


Petisi Selamatkan Beruang Madu di Kebun Binatan Bandung
Bandung.merdeka.com - Sebuah petisi yang ditulis oleh Yayasan Scorpion Indonesia diunggah di situs Change.org. Petisi tersebut yang ditujukan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya untuk menyelamatkan beruang madu di Kebun Binatang Bandung.
Dalam petisinya Yayasan Scorpion Indonesia mengatakan banyak beruang madu di Kebun Binatang Bandung kelaparan. Diunggah pula video yang memperlihatkan beruang madu dengan tubuh kurus bahkan memakan kotorannya sendiri.
Relawan Scorpion menyebut telah mengadakan pemantauan terhadap Kebun Binatang Bandung sejak tahun lalu. Pada 8 Januari 2017, relawan scorpion disebut juga telah memantau Kebun Binatang Bandung. Mereka menemukan sejumlah beruang yang terlihat kelaparan dan meminta makanan kepada sejumlah pengunjung.
Mereka menilai kondisi tersebut adalah pelanggaran terhadap standar minimum prinsip kesejahteraan satwa di lembaga konservasi.
"Hal ini juga bertentangan dengan pasal 1 angka 2 Peraturan Dirjen PHKA No. P 9/IV-SET/2011 yang menyatakan kesejahteraan satwa adalah keberlangsungan hidup satwa yang perlu diperhatikan oleh pengelola agar satwa hidup sehat, cukup pakan, dapat mengekspresikan prilaku secara normal, serta tumbuh dan berkembang biak dengan baik dalam lingkungan aman dan nyaman," kata Yayasan Scorpion dalam petisi tersebut.
Mereka mengatakan telah berusaha membantu memberi makan beruang kelaparan dengan buah buahan serta meminta akses untuk melihat dan mengecek kondisi beruang tersebut--yang dikatakan KBB sedang berada di kandang perawatan. Namun, hingga saat ini permintaan akses tidak pernah dikabulkan.
Seperti dikutip dalam petisi, "Hingga saat ini, kami tidak mengetahui bagaimana nasib beruang kurus yang memakan fesesnya sendiri tersebut."
Dalam petisi mereka meminta Kementerian LHK untuk membantu menyelamatkan hewan. Hewan-hewan yang ada di Kebun Binatang Bandung harus bebas dari rasa lapar dan haus, bebas dari ketidaknyamanan lingkungan, bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit, bebas dari rasa takut dan tertekan serta bebas untuk mengekspresikan prilaku alami.
Hingga berita ini ditulis, petisi tersebut sudah ditandatangani 2237 dukungan. Berbagai komentar juga diunggah netizen yang meminta Kebun Binatang Bandung segera ditutup karena memperlakukan hewan dengan semena-mena.
Sebelumnya Kebun Binatang Bandung juga sempat disorot ketika seekor gajahnya mati. Kematian gajah bernama Yani tersebut menjadi penilaian buruknya pengelolaan Kebun Binatang Bandung.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak