Begini rumus Pemkot Bandung jaga pertumbuhan ekonomi di 2017


Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tercatat berada di angka sekitar 7 persen. Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung disebut-sebut menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia karena selain angkanya mengungguli kota/kabupaten lain juga melebihi angka pertumbuhan ekonomi nasional.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membocorkan rumus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Kota Bandung agar tetap stabil, bahkan lebih meningkat di tahun 2017. Pria yang akrab disapa Emil ini menyebut salah satu rumus yang dia jalankan selama menjabat sebagai wali kota yakni dengan menyeimbangkan pola ekonomi antara ekonomi investasi dengan ekonomi kerakyatan.
"(Investor) yang besar-besar kita fasilitasi, ekonomi kerakyatan kita lindungi. Maka (program) seperti kredit melati diperbesar, e-warung diperbanyak, subsidi, anggaran kemiskinan kita perkuat. Jadi investor-investor besar kita fasilitasi, dipermudah urusannya, perizinannya. Ekonomi itu bergerak pada saat kombinasi investasi dan gerak ekonomi kerakyatan yang terlindungi. Itu rumusnya begitu," ujar Emil kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu (4/1).
Menurut Emil, pola ekonomi yang seimbang antara ekonomi investasi dengan ekonomi kerakyatan membuat ekonomi di Kota Bandung terus tumbuh. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Bandung saat ini terbaik di Indonesia.
"Makanya kita enggak bisa hanya ekonomi kerakyatan, sementara ekonomi investasi enggak kita gerakkan, itu geraknya lambat. Makanya kita (pertumbuhan ekonomi Bandung) 7 - 8 persen. Pertumbuhan ekonomi kita tidak turun, 7 - 8 persen ini kan salah satu yang tertinggi di Indonesia," katanya
Untuk lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Bandung, Emil mendorong para wirausahawan di Kota Bandung untuk terus berinovasi menciptakan produk yang diminati oleh masyarakat luas. Terlebih ekonomi kreatif menjadi andalan ekonomi Kota Bandung.
"Karena orang datang ke Bandung buang duit. Maka saya imbau para kreatif - kreatif untuk selalu menciptakan hal-hal baru yang membuat orang mau membeli apapun itu. Kreativitas dalam transportasi, pelayanan, service, jasa, produk," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak