Begini tips terhindar dari penipuan biro perjalanan umrah bodong

Ilustrasi
Bandung.merdeka.com - Maraknya kasus penipuan yang dilakukan oleh sejumlah biro travel umrah bodong harus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-berhati. Masyarakat harus selektif dalam memilih biro perjalanan umrah agar terhindar dari penipuan
Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag RI Muhajirin Yasin memberikan sejumlah tips bagi masyarakat agar terhindar dari penipuan biro perjalanan umrah bodong. Tips yang pertama adalah masyarakat harus memastikan bahwa biro perjalanan umrah yang dipilih memiliki izin operasional dari Kemenag.
Untuk melihat sebuah biro perjalanan umrah memiliki izin atau tidak, masyarakat dapat mengeceknya di website Kemenag. Apalagi Kemenag melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah meluncurkan aplikasi yang dapat mengecek legalitas biro perjalanan haji.
"Jadi yang pertama harus diperhatikan jemaah adalah biro perjalanan yang akan membawa mereka ke tanah suci adalah biro perjalanan yang punya izin. Kita sekarang sudah punya 678 biro di tanah air. Jadi kalau mau umrah gunakanlah yang punya izin," ujar Yasin kepada wartawan di Hotel Grand Royal Panghegar, Jumat (2/12).
Setelah biro perjalanan umrah yang dipilih dipastikan berizin, calon jamaah juga harus memastikan ketika akan diberangkatkan umrah ke tanah suci harus sudah memegang tiket pesawat keberangkatan dan kepulangan.
"Jadi ketika sudah mau diberangkatkan calon jemaah sudah harus memegang tiket pulang - pergi. Jadi mereka jangan hanya tahu kepan berangkatnya, tapi mereka juga harus sudah tahu kapan jadwal pulangnya dan itu dibuktikan dengan tiket itu," katanya.
Selain itu, calon jemaah umrah juga harus mengetahui fasilitas apa saja yang akan diberikan selama berada di tanah suci. Pihak biro perjalanan biasanya akan memberi tahu fasilitas apa saja yang akan didapat oleh calon jamaah saat menandatangani perjanjian akad.
"Mereka harus tahu layanannya seperti apa, karena mereka harus menandatangani perjanjian akad atas layanan yang akan diterima selama ditanah suci," kata Yasin.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak