Pemasangan konstruksi skywalk, Jalan Cihampelas akan ditutup besok

Skema rancangan Skywalk Jalan Cihampelas
Bandung.merdeka.com - Jalan Cihampelas diputuskan ditutup selama 12 jam untuk pengerjaan konstruksi baja dalam pembangunan jalan layang bagi pejalan kaki atau skywalk. Hal ini diungkapkan Coorporate Secretary PT Ligatama Graha Mandiri Ika Rahmat Komara selaku pengembang proyek skywalk.
Keputusan ini menyusul adanya pertemuan dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. "Akhirnya disepakati penutupan besok (Rabu) dilakukan dengan adanya perubahan waktu dari rencana awal," kata Ika kepada wartawan di Cafe Street Kitchen, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Selasa (8/11).
Ika menyebutkan Jalan Cihampelas akan ditutup pada pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB. Penutupan ini mulai berlaku pada Rabu (9/11) esok hingga 11 hari ke depan. "Penutupan akses jalan di kawasan tersebut bertujuan untuk mempelancar pengerjaan skywalk ," katanya.
Ika menuturkan, awalnya pihaknya mengajukan permintaan Jalan Cihampelas dua waktu yaitu pada pukul 08.00 WIB-17.00 WIB dan 23.00 WIB-05.00 WIB. Namun berdasarkan pertimbangan kebutuhan masyarakat maka jadwal tersebut diubah.
Sebelumnya Ridwan Kamil meminta agar pengerjaan hanya dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas warga. Hal itu untuk mengantisipasi dampak negatif bagi masyarakat khususnya pengguna jalan dan para pelaku usaha di Jalan Cihampelas.
"Setelah berdiskusi dengan pak wali, beliau menyarankan pagi hari jangan ditutup. Karena khawatir mengganggu kegiatan usaha para pemilik toko dan PKL di sekitar Cihampelas. Jangan sampai mereka rugi dengan penutupan pagi hari," kata Ika.
Ridwan Kamil sendiri meminta masyarakat untuk memaklumi adanya pengalihan arus selama pengerjaan selama pembangunan proyek. Pengerjaan proyek skywalk ini terbilang rumit karena pengerjaan proyek dilakukan di ruas jalan Cihampelas. Penutupan jalan ini rencananya hanya sampai pemasangan kontruksi yang membutihkan waktu 10 hari. "Iya ini proyeknya susah, buat proyek di tengah jalan. Jadi intinya harus saling memaklumi dan tidak lama hanya 10 hari target akhir Desember selesai," kata pria yang akarab disapa Emil.
Selama penutupan jalan tersebut, masyarakat diminta untuk mengunakan jalan alternatif yakni melalui Jalan Lamping, Jalan Bocsha, Jalan Sampurna, Jalan Sejahtera, Jalan Makmur dan Jalan Prof Eyckman. Sedangkan jalan alternatif yang kedua, yakni melalui Jalan Bapa Husein, Jalan Boscha, Jalan Sampurna, Jalan Sejahtera, Jalan Makmur dan Jalan Prof Eyckman. Dari infomrasi terbaru penutupan jalan hanya dilakukan pada malam hari saja yakni dari pukul 20.00 - 05.00 WIB.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak