Filipina pesan dua pesawat buatan Indonesia senilai USD 19 juta


Bandung.merdeka.com - Pesawat terbang buatan tanah air masih menjadi incaran negara-negara di dunia. Buktinya, Pemerintah Filipina memesan dua pesawat dari PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Dua unit pesawat jenis NC212i ini dibeli dengan harga USD 19 juta.
Hal ini terungkap saat Under Secretary Phillip/nes Air Force, Raymun Elefante didampingi Mayor Jenderal Roz Briguez berkunjung ke PT DI, Jumat, (4/11). Kunjungan diterima oleh Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT DI Budiman Saleh.
"Kunjungan Under Secretary Philipines Air Force ke PTDI untuk meninjau pesawat NC212i yang telah dipesan dan siap dikirimkan ke Filipina," ujar Budiman kepada wartawan di sela acara kunjungan.
Dia menuturkan, pesawat NC212i adalah pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212. Pesawat ini memiliki daya angkut 28 penumpang, memiliki ramp door, kabin yang luas di kelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern, biaya operasi yang lebih rendah namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil.
Pesawat NC212i dapat juga digunakan sebagai pembuat hujan, patroli maritim dan penjaga pantai. "Pesawat generasi sebelumnya C212 berbagai seri telah digunakan lebih dari 600 unit oleh 38 negara di antaranya yaitu Thailand, Filipina, Afrika Selatan, Spanyol, Uni Emirat Arab, Cili dan Meksiko," katanya.
Budiman mengungkapkan, pembuatan pesawat NC212i tersebut telah sepenuhnya dikerjakan oleh PT DI. Dia menyebut PT DI adalah satu-satunya industri pesawat terbang di dunia yang saat ini memproduksi pesawat NC212i.
"Seluruh proses pembuatan pesawat tersebut telah dilakukan di Bandung pada kawasan produksi PT DI. Karena Airbus Defence and Space telah menyerahkan sepenuhnya fasilitas produksi ke PT DI. Mulai dari jig dan tools hingga pergudangannya (Slow Mover Material) yang semula berada di Spanyol telah dikirimkan seluruhnya ke PT DI," ungkapnya.
Budiman mengatakan, dua unit pesawat NC212i ini rencananya akan diserahkan kepada pemerintah Filipina pada awal 2017. Sebelum penyerahan pesawat, akan dilakukan latihan bagi pilot yang akan mengoperasikan dua pesawat ini.
"Insyaallah training (training pilot) akan dilakukan di bulan Januari. Karena itu juga akan terpotong dengan christmas (Natal). Kita juga harus menghormati mereka karena mayoritas katolik, tapi mereka bilang engga masalah, mereka akan kirim orangnya ke sini," katanya.
Budiman menambahkan selain pesanan dari Filipina, PT DI saat ini juga sedang membuat pesawat NC212i sebanyak 3 unit pesanan dari Vietnam yang seluruh proses pembuatan struktur pesawat mulai dari Fuse/age, Center Wing, Outer Wing, Outer F/ap, Inner F/ap, Ai/eron, Vertical Stabilizer, Rudder, Horizontal Stabilizer, Elevator serta semua Door mulai Pilot Door, Passenger Door, Ramp Door, Forward Door dan Emergency Door itu dikerjakan seluruhnya di PTDI. .
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak