Emil perintahkan para lurah tindak pedagang yang masih pakai styrofoam


Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menginstruksikan para lurah untuk menindak para pedagang yang masih menggunakan styrofoam sebagai kemasan makanan/minuman. Pria yang akrab disapa Emil ini akan memberikan sanksi bagi pedagang yang masih menggunakan styrofoam.
"Jadi penegakannya ada di lurah-lurah dibagi tiga tahap, satu menegur lisan, dua tertulis, tiga melaporkan rekomendasi pencabutan izin usaha jika ngotot. Jadi mudah-mudahan berhasil," ujar Emil kepada wartawan, Selasa (1/11).
Emil berharap dengan adanya aturan ini dapat mengurangi produksi sampah styrofoam di Bandung yang volumenya cukup tinggi. Dia membandingkan saat aturan plastik berbayar, jumlah penggunaan kantong kresek turun 25 persen.
"Kan sudah terbukti waktu kita menjual plastik kresek harus berbayar. Menurut catatan BPLH turun 25 persen penggunaan kresek. Nah kita monitor saja, dalam sebulan ke depan kira-kira pengaruhnya seperti apa. Berita baiknya kan produsen mi instan cup itu ternyata sudah ketemu saya dan menyatakan seluruh distribusi Indonesia akan diubah," katanya.
Untuk itu Emil meminta kepada para pedagang mengganti kemasannya dari styrofoam dengan kemasan lebih ramah lingkungan seperti kertas karton, ataupun pincuk. Meski harga lebih mahal, namun ikut berkonstribusi untuk menjaga lingkungan.
"Mau lebih murah merusak lingkungan atau mahal dikit? Sebenarnya tidak ada definisi mahal, karena harga jualnya dibebankan kepada konsumen. Saya mau bayar tambahan Rp 200 supaya dari styroform seblak menjadi karton seblak. Sebenarnya cukup signifikan, cost jangka panjangnya lebih baik. Per hari ini melakukan tiga tahap tadi, jadi sanksinya ada di tahap ke tiga," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak