Bandung akan jadi percontohan aplikasi monitoring pelayanan publik KPK


Ridwan Kamil bertemu Deputi Informasi dan Data KPK
Bandung.merdeka.com - Kota Bandung akan menjadi salah satu kota percontohan penerapan aplikasi untuk monitoring pelayanan publik dari KPK. Sebuah aplikasi bernama JAGA ini, akan diterapkan untuk memantau pelayanan publik dan keuangan sebagai bentuk transparansi yang bisa diakses oleh warga.
Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan pertemuan dengan Deputi Informasi dan Data KPK RI Hary Budiarto di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (18/10).
Pria yang akrab disapa Emil ini menuturkan, dengan hadirnya aplikasi ini masyarakat dapat ikut memantau transparansi keuangan di tempat-tempat pelayanan publik seperti institusi pendidikan dan kesehatan.
"JAGA ini aplikasi yang bisa diakses warga, bisa mengecek data sekolah, anggaran sekolah, juga bisa komplain kalau ada pelanggaran yang nanti dimonitor KPK juga pelayanan dan lain-lain. Sehingga dengan begitu semua sekolah, puskesmas, rumah sakit harus tahu ada monitoring pelayanan publik dan keuangan yang harus transparan yang bisa diakses warga," ujar Emil kepada wartawan.
Emil mengungkapkan, sebagai tindak lanjut dari rencana penerapan aplikasi ini pihaknya segera menugaskan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Perizinan agar mengunggah data-data yang dibutuhkan sebagai bentuk transparansi kepada publik.
"Tiga dinas itu yang akan melakukan itu. Datanya sudah ada betul-betul tinggal upload. Bandung punya RKAS (rencana kerja anggaran sekolah), nanti setiap sekolah punya data online APBD sekolah itu harus disetujui Disdik. Data itu diupload, wajar tidak wajar akan dimonitor dengan warga," katanya.
Menurut Emil aplikasi dari KPK ini rencananya akan diluncurkan 9 Desember mendatang di Istana Negara. Selain Bandung ada tiga kota lain yang juga menjadi percontohan yakni Jakarta, Semarang dan Surabaya.
"Akan diluncurkan di hadapan Bapak Presiden dengan 4 kota yang dijadikan percontohan terlebih dahulu. Launchingnya di Istana," ungkapnya.
Emil menambahkan, aplikasi ini nantinya akan terkoneksi dengan sistem yang telah diterapkan Pemkot Bandung. "Tentu nanti akan terkoneksi misalnya ke SIP (sip.bandung.go.id) untuk mengecek integritas lurah camat," ujarnya memungkasi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak