Jumlah paket pengerjaan lelang Pemkot Bandung tahun ini meningkat

Kepala ULP Kota Bandung, Dedi Supandi
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung saat ini sedang mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di berbagai sektor. Proses pembangunan tersebut tidak lepas dari peranan Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang merupakan bagian dari Bagian Pembangunan Setda Kota Bandung.
Lembaga ini berperan dalam penyelenggaraan proses lelang kegiatan dan pengadaan. Hingga awal Oktober 2016 ini, tercatat telah masuk 817 paket lelang di tahun ini, baik yang sudah dilaksanakan maupun yang masih dalam proses.
Kepala ULP Kota Bandung, Dedi Supandi mengatakan jumlah tersebut, jauh meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2015 di bulan yang sama hanya masuk 600-an paket lelang. Terjadi peningkatan 180-200 paket dari tahun sebelumnya.
"Artinya banyak sekali kegiatan program yang tahun ini dilakukan untuk perbaikan, sehingga terjadi peningkatan kegiatan yang harus dilelangkan," ujar Dedi dalam acara Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (13/10).
Menurut Dedi, jika dilihat dari pagu kegiatan SKPD di anggaran murni, jumlah ini sudah melingkupi sebesar 98,7 persen paket lelang yang harus dilakukan oleh ULP.
"Di perubahan lelang mungkin ada, tapi sifatnya tidak akan mencapai seperti di anggaran murni. Tidak akan ada pembangunan. Biasanya pengadaan lebih kepada pengadaan barang dan pemeliharaan," katanya.
Dia mengumgkapkan, jika dilihat dari SKPD yang paling banyak mengadaakan lelang, Dinas Bina Marga dan Pengairan menjadi yang paling dominan. Dedi membenarkan bahwa DBMP memang setiap tahunnya selalu paling banyak mengadakan lelang dibandingkan dengan SKPD lainnya.
Berdasarkan yang terjadi di lapangan, Dedi menjelaskan bahwa Kota Bandung banyak mengalami silpa. Silpa merupakan selisih dari pagu anggaran dengan penawaran pada saat lelang. Saat ini, silpa Kota Bandung tercatat senilai Rp 293,190 miliar. "Silpa itu bisa digunakan lagi untuk kebutuhan lain," ujar Dedi.
Dengan melihat angka silpa tersebut, Dedi merasa tidak terlalu khawatir ketika mendengar kabar bahwa DAU Kota Bandung dipotong sebesar Rp 3,3 miliar. Sebab menurutnya kekurangan dari DAU tersebut kurang lebihnya dapat tertutupi dari silpa.
ULP Kota Bandung saat ini tengah berupaya untuk memperbaiki layanan, salah satunya peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM). "Saat ini kami ingin mencoba terus memperbaiki diri sehingga Unit Layanan Pengadaan harus menjadi lembaga yang mandiri. Saat ini pokja-pokjanya masih adhoc dan tersebar di SKPD-SKPD," katanya
Hal tersebut berpengaruh terhadap produktivitas ULP sebab pokja ULP yang bersifat adhoc itu menjadi bekerja paruh waktu, selain di dinasnya masing-masing. "Pokja-nya masih adhoc sehingga kondisi mereka melakukan lelang adalah waktu sisa dari pekerjaan mereka di dinas masing-masing," ujar dia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak