Manfaatkan waktu liburan dengan belajar membuat gelang persahabatan

Oleh Farah Fuadona pada 22 Desember 2015, 10:58 WIB

Bandung.merdeka.com - Liburan Natal dan Tahun Baru bisa diisi dengan kegiatan positif di dalam rumah. Salah satu dengan menekuni cara membuat friendship bracelets atau gelang persahabatan. Gelang persahabatan merupakan gelang yang terbuat dari rajutan atau anyaman benang yang membentuk pola atau motif tertentu, misalnya motif geometris warna-warni.
 
Salah satu komunitas yang menekuni hobi membuat gelang persahabatan adalah Tobucil & Klabs. Selain bergerak di bidang literasi. Tobucil juga memiliki klub belajar, di antaranya klub berbagai macam hobi, salah satunya gelang rajut. Tobucil juga menjual benang-benang sebagai bahan untuk membuat gelang persahabatan.
 
Menurut Owner komunitas literasi ini, Tarlen Handayani, motif-motif gelang persahabatan ini banyak di adaptasi dari motif tradisional Indian. Dalam kebudayaan Indian, kata dia, gelang persahabat harus dipakai sampai benangnya hancur secara alami.
 
"Mungkin itu untuk menyimbolkan persahabatan abadi," kata dia kepada Merdeka Bandung.
 
Menurutnya, di Jepang pun ada gelang yang jenisnya sama dengan gelang persahabatan yang teknisnya disebut makrame atau seni tali temali. Dalam bahasa Jepang, gelang persahabatan disebut misanga.
 
Tidak mudah memang membuat gelang persahabatan, meskipun bahan yang diperlukan cukup sederhana, hanya dengan benang yang terdiri dari beberapa warna. Membuat gelang persahabatan memerlukan kesabaran cukup tinggi. Waktu yang diperlukan cukup banyak, apalagi bagi pemula. Namun dalam suasana liburan, bisa jadi membuat gelang persahabatan menjadi hobi baru bagi Anda.
 
Untuk belajar membuat gelang persahabatan, juga diperlukan guru atau pembimbing. Tetapi Tarlen memberikan bocoran, di era sekarang ini kita bisa belajar apapun dari internet. Belajar hal positif tentunya termasuk cara membuat gelang persahabatan.
 
Informasi tersebut bisa didapat di Google atau Youtube. Mengenai jenis benang, bisa menggunakan benang jenis apa saja, misalnya benang rami, benang sulam, benang katun, benang sintetis hingga benang kulit.
 
Benang tersebut dibentuk dengan cara diikat mengikuti pola yang sudah ada sebagaimana yang bisa video di Youtube. Di situ akan dijelaskan cara mengikat di kiri maupun kanan. Jika salah ikat, motifnya akan berubah. Untuk itu adanya pola sangat membantu.
 
"Proses pembuatannya benar-benar butuh kesabaran, komitmen harus beres, ketekunan, pantang menyerah dan yang penting menikmati prosesnya seperti sebuah persahabatan. Karena semua kerja keras itu akan berbuah hasil yang cantik," ungkap Tarlen.
 
Ia menambahkan, teknik membuat gelang persahabatan sebenarnya bisa diaplikasikan untuk membuat karpet, alas gelas, sampul notebook hingga baju. Menekuni hobi membuat benang persahabatan memiliki makna yang dalam. Menurut Tarlen, selama ini mungkin hobi yang ditekuni hanya sebatas hobi, tanpa menghasilkan karya.
 
Maka dengan hobi membuat gelang persahabatan minimal ada karya yang dihasilkan. Adanya sebuah karya menunjukkan bahwa ada kemampuan untuk berkarya atau berkreasi. "Lewat hobi kita bisa mencari tahu ternyata kita bisa, punya kemampuan untuk mengerjakan ini," kata Tarlen.
 
Terlebih di era digital ini informasi tentang hobi begitu membanjiri. Namun sayangnya, informasi hanya sebatas informasi. Padahal informasi bisa dimanfaatkan untuk menggali hobi dan potensi diri.
 
"Sebenarnya sekarang jadi paradoks, di satu sisi sumber pengetahuan ada semua, mau cari cara bikin apa saja ada di google. Tapi saking banyaknya informasi ini orang kadang malah jadi tidak melakukan apa-apa. Saking banyaknya jadi bingung harus apa dulu," ujarnya.

Nah, agar tak ikut bingung di tengah derasnya arus informasi. Mari memulai dengan membeli benang atau menggunakan benang bekas untuk membuat gelang persahabatan, yuk!