Api PON XIX/2016 mulai dinyalakan
Api PON Pemprov Jabar
Bandung.merdeka.com - Api PON XIX/2016 Jawa Barat mulai dinyalakan. Kirab Api PON ini dimulai di Kabupaten Indramayu, selanjutnya akan melewati hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Kirab berlangsung mulai Senin (5/9) sampai pembukaan PON, Sabtu (17/9).
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menuturkan, api PON yang dikelilingkan tersebut diambil dari api alam yang ada di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
"Api diambil hari ini, kemudian akan dikelilingkan ke berbagai Kabupaten/Kota selama 12 hari, menempuh jarak kurang lebih 1.005,4 kilometer," kata Aher, melalui rilis yang diterima Merdeka Bandung, Senin (5/9).
Disebutkan, Pelepasan Kirab Api PON XIX dan Peparnas XV dilakukan Gubernur Aher bersama Menko PMK RI Puan Maharani di Alun - alun Kabupaten, Jalan Letjen Sutoyo Nomor 1/E Kabupaten Indramayu.
Peserta pembawa obor PON salah satunya adalah mantan lifter kelas dunia, H Darma, SE (59). Rombongan Darma ditargetkan tiba menuju pembukaan PON di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 17 September mendatang.
Api PON selanjutnya akan diletakan di kalderon GBLA dan akan tetap menyala selama perhelatan PON. nAher mengatakan, salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 adalah kirab Api PON.
"Kirab api ini menjadi sangat penting dan sangat strategis karena menjadi momen kegiatan yang melibatkan banyak pihak terkait seperti Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota se- Jawa Barat, para atlet legenda se- Jawa Barat dan partisipasi masyarakat dalam kesuksesan kegiatan besar ini," ujarnya.
Tag Terkait
Kadin Jabar Bakal Gercep Pulihkan ekonomi di Masa Pandemi
Emil sertakan 2 eks pimpinan KPK ke tim sinkronisasi sebelum pelantikan
Pengemudi Ojol dapat hadiah motor dari Emil karena sosialisasikan Rindu di Pilkada
Partisipasi pemilih perempuan Bandung tinggi, ini reaksi Ridwan Kamil
Sosialisasi pilkada serentak 2018, KPU gandeng masyarakat ekonomi syariah
Setelah gempa di Banten, PT KAI pastikan perjalanan kereta api tetap aman
Hari ini masjid terapung bernilai Rp 913 miliar mulai dibangun
PLN Distribusi Jabar berhasil sambungi listrik 730 ribu pelanggan
Pemprov minta seluruh kabupaten/kota di Jabar siaga banjir dan longsor
UMP Rp 1,5 juta ditolak buruh, ini jawaban Disnaker Jabar