Ibunda Gubernur Jabar meninggal dunia
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
Bandung.merdeka.com - Kabar duka datang dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Ibunda Gubernur yang akrab disapa Aher, Hj Atikah binti H Darimy, meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Minggu (7/8).
Almarhumah wafat pukul 12.55 WIB pada usia 68 tahun. Sebelumnya ia menjalani perawatan di RSHS karena penyakit kanker kelenjar getah bening. Kanker tersebut terdiagnosa sejak Mei 2016.
Â
"Semoga Allah menerima iman, Islam dan amal shalehnya dan mengampuni segala dosa dan kesalahannya. Mohon dimaafkan jika seandainya Almarhumah ada kesalahan dengan semua rekan, teman, sahabat semuanya," ujar Aher melalui rilis yang diterima Merdeka Bandung).
Â
Rencananya, dari RSHS jenazah almarhumah akan disemayamkan ke rumah duka Kampung Cipetir RT 05 RW 05 Desa Margaluyu Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Selanjutnya jenazah akan dikebumikan di pemakaman keluarga Cipetir Sukabumi. Sementara itu, kabar duka tersebut sempat disampaikan akun Twitter â@aheryawan, beberapa menit setelah ibunda meninggal.
Â
âInnalillahi Wa Innaillahi Rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah Ibu saya tercinta Ibu Hj Atikah binti H Darimy hari Ahad jam 12:55 di RSHS Bandung.â
Selang beberapa menit, akun tersebut @aheryawan kembali menyampaikan, âSemoga Allah SWT menerima iman, Islam dan amal shalehnya dan mengampuni segala dosa dan kesalahannyaâ, tulisnya.
Tag Terkait
Kadin Jabar Bakal Gercep Pulihkan ekonomi di Masa Pandemi
Emil sertakan 2 eks pimpinan KPK ke tim sinkronisasi sebelum pelantikan
Pengemudi Ojol dapat hadiah motor dari Emil karena sosialisasikan Rindu di Pilkada
Partisipasi pemilih perempuan Bandung tinggi, ini reaksi Ridwan Kamil
Sosialisasi pilkada serentak 2018, KPU gandeng masyarakat ekonomi syariah
Setelah gempa di Banten, PT KAI pastikan perjalanan kereta api tetap aman
Hari ini masjid terapung bernilai Rp 913 miliar mulai dibangun
PLN Distribusi Jabar berhasil sambungi listrik 730 ribu pelanggan
Pemprov minta seluruh kabupaten/kota di Jabar siaga banjir dan longsor
UMP Rp 1,5 juta ditolak buruh, ini jawaban Disnaker Jabar