Gubernur Aher nilai PNS main Pokemon GO kurang kerjaan
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan
Bandung.merdeka.com - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan mulai melihat dampak buruk dari bermain Pokemon GO. Orang yang bermain game karakter monster itu adalah orang kurang kerjaan, khususnya bagi PNS.
"Pegawai-pegawai itu kurang kerjaan," kata pria yang akrab Aher itu, di Gedung Sate, Bandung, Rabu (20/7). Dia merasa, game yang saat ini tren tersebut hanya dimainkan oleh pegawai yang kurang kerjaan dan tidak produktif.
Menurutnya untuk mencegah PNS di Jabar bermain Pokemon GO, yakni Kepala dinas dan badan cukup memberi mereka pekerjaan agar tidak ada waktu luang untuk bermain ini.
"Perbanyaklah waktu dengan bekerja, membaca. Saya internet itu dipakai buat mencari informasi," ujarnya.
Dia menegaskan, Gedung Sate sebagai kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dilarang untuk dijadikan tempat berburu pokemon. "Jangan-jangan, inikan sudah menimbulkan masalah sosial di mana-mana, jangan," tuturnya.
Aher pun mengaku tidak tertarik untuk main game tersebut. "Semalam juga saya nanya seperti apa sih Pokemon Go? Boro-boro karena agenda padat banget," ujarnya.
Tag Terkait
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Cara menambah Followers Instagram Gratis Secara Instan dari Situs Web dan Aplikasi
Tak Lama Lagi, Infinix Note 12 Akan #TaklukkanBatas
5 Cara Meningkatkan Pengunjung Website
7 Tips Aman Pakai Smartphone Agar Tak Merusak Mata
Mengenali Google Workspace Indonesia, Versi Terbaru dari G Suite
Increfest 2019 Hadir Untuk Pacu Pertumbuhan Produk Kreatif Animasi
67 Persen Orang Indonesia Pernah Alami Kesal Karena Kehilangan Data di Smartphone
ISCLO sebut dibutuhkan keilmuan agar masyarakat bisa terima kemajuan teknologi
Mahasiswa ITB bikin robot bisa main sepakbola