Panitia PON XIX pesimistis Stadion GBLA jadi tempat pembukaan
Ilustrasi PON XIX
Bandung.merdeka.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kecil kemungkinan bisa digunakan kegiatan opening (pembukaan) dan closing ceremony (upacara penutupan) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX. Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung dinyatakan lebih siap, apalagi memang sesuai rencana awal.
Ketua harian PB PON Jabar Iwa Karniwa, mengatakan diperlukan dana yang tidak sedikit untuk memindahkan venue pembukaan dan penutupan PON dari Stadion Si Jalak Harupat ke Stadion GBLA.
"GBLA menjadi tempat opening dan closing ceremony kemungkinannya kecil. Namun GBLA bisa digunakan untuk menggelar pertandingan PON dan Peparnas karena sudah memenuhi syarat," kata Iwa yang merupakan Sekda Jabar ini di Kota Bandung, Kamis (9/6). PON sendiri akan digelar mulai 17 hingga 29 September 2016 mendatang.
Dia mengaku, bukan perkara sederhana untuk memindahkan lokasi opening dan closing ceremony dari Stadion Si Jalak Harupat ke Stadion GBLA. Terlebih, proses penentuan lokasi opening dan closing ceremony PON tersebut berkaitan erat dengan anggaran.
"Proses anggaran (untuk opening dan closing ceremony) itu diputuskan jauh sebelum GBLA selesai. Dulu GBLA terkendala masalah hukum, maka PB PON dan KONI harus segera mengambil langkah pasti berdasarkan data dan fakta saat itu," terangnya.
Terlebih, pihaknya hingga saat ini belum menerima keputusan dari pemerintah pusat terkait kemungkinan penggunaan Stadion GBLA untuk lokasi pembukaan dan penutupan PON. Oleh karena itu, lanjut dia, PB PON sampai saat ini tetap merencanakan untuk menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk venue pembukaan dan penutupan PON sebagaimana rencana awal.
"PB PON sudah menganggarkan anggaran sejak 2015 lalu untuk renovasi Stadion Si Jalak Harupat dan sudah berjalan renovasinya. Jangan sampai ada masalah di opening ceremony nanti," ungkap Iwa. Dia mendorong Pemkab Bandung untuk serius mempercepat renovasi Si Jalak Harupat.
Tag Terkait
Kadin Jabar Bakal Gercep Pulihkan ekonomi di Masa Pandemi
Emil sertakan 2 eks pimpinan KPK ke tim sinkronisasi sebelum pelantikan
Pengemudi Ojol dapat hadiah motor dari Emil karena sosialisasikan Rindu di Pilkada
Partisipasi pemilih perempuan Bandung tinggi, ini reaksi Ridwan Kamil
Sosialisasi pilkada serentak 2018, KPU gandeng masyarakat ekonomi syariah
Setelah gempa di Banten, PT KAI pastikan perjalanan kereta api tetap aman
Hari ini masjid terapung bernilai Rp 913 miliar mulai dibangun
PLN Distribusi Jabar berhasil sambungi listrik 730 ribu pelanggan
Pemprov minta seluruh kabupaten/kota di Jabar siaga banjir dan longsor
UMP Rp 1,5 juta ditolak buruh, ini jawaban Disnaker Jabar