Pemkot Bandung bersama budayawan rumuskan cetak biru strategi budaya
Bandung.merdeka.com - Pemkot Bandung bersama para budayawan Bandung sedang merumuskan cetak biru (blueprint) strategi kebudayaan dalam membangun kota. Buku cetak biru itu disusun oleh para budayawan yang ditunjuk Pemkot.
"Jadi Pemkot Bandung sedang membuat strategi kebudayaan dalam membangun kota. Bahwa kota ini harus seimbang lahir batin, harus seimbang budaya lokal dan global," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Pria yang akrab disapa Emil ini menuturkan, buku cetak biru itu disusun oleh tim dari Disbudpar yang didalamnya ada 12 budayawan. Menurut dia, buku cetak biru itu nantinya itu akan menjadi panduan dengan mengusung konsep 'Ngabandung'.
"Ngabandung adalah kita hidup di Kota Bandung yang khas dengan segala keunikannya tapi Nyunda. Berbeda dengan Sunda Kota lain, Bandung mah Sunda Kota Metropolitan. Jadi mencari bentuk lain dari kesundaan Kota Bandung sebagai strategi kebudayaan,"katanya.
Menurut Emil, buku cetak biru itu nantinya akan diimplementasikan pada program yang rencananya akan dimulai pada akhir tahun.
"Cetak biru itu bermuara pada program yang akan kita mulai pada akhir tahun dan seterusnya tentang pendidikan karakter, kesenian, mewajibkan hotel restoran berkesenian sunda, bandara, terminal, macam-macam," pungkasnya.
Tag Terkait
SnackVideo Cari Duta Batik Guna Mengangkat Warisan Budaya Indonesia
Tim ahli sebut ada 5 kriteria bangunan yang termasuk dalam cagar budaya
Kecintaannya terhadap seni Sunda membuat Jimbot bisa tampil di London
Lukisan karya pelukis senior hadir di The Trans Luxury Hotel
Paula Modersohn-Becker, wanita pertama melukis dirinya bugil nongol di Google Doodle
Diskusi seru soal perfilman bareng Garin Nugroho di tengah hujan deras
Dewa Bujana dan Eva Celia tampil bareng di panggung jazz TPJBF
Salamander Big Band bakal gelar konser Minggu depan
Disbudpar kolaborasi dengan seniman akan gelar Seni Bandung
Konsistensi Saung Angklung Udjo dalam hajatan Angklung Pride 6