Kadin Jabar Bakal Gercep Pulihkan ekonomi di Masa Pandemi
Cucu Sutara
Bandung.merdeka.com - Dampak dari pandemi virus corona merambah ke berbagai aspek, termasuk perekonomian di Tanah Air. Terkait hal tersebut, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Barat tak bisa tinggal diam. Segala upaya akan dilakukan guna memulihkan perekonomian.
Di momen pelantikan Kadin Jawa Barat sisa masa bakti periode 2019-2024, Cucu Sutara dikukuhkan sebagai ketua. Kata Cucu, pihaknya akan berusaha untuk bergerak cepat dalam membantu dalam pemulihan ekonomi di masa virus corona ini.
Tujuannya tentu saja membangun ketahanan dan keberlangsungan potensi ekonomi di Jawa Barat. Kadin Jabar akan berupaya untuk melakukan kerjasama dengan berbaga pihak untuk memperkuat serangkaian program yang akan dijalankan.
"Kami akan bersinergi bersama dengan beberapa pihak yaitu pemerintah daerah, BUMD, dan juga BUMN. Soalnya dalam keadaan ekonomi yang sedang terpuruk ini, kita ingin berguna bagi ekonomi Jawa Barat. Maka dari itu, kita juga perkuat dengan kerjasama berbagai pihak," jelas Cucu kepada Merdeka Bandung.
Kadin Jabar akan bekerjasama dengan pemerintah dalam mengidentifikasi potensi ekonomi dan investasi di kabupaten atau kota di seluruh Jawa Barat.
"Tentunya kami harus terus bersinergi untuk berikan yang terbaik kepada Jawa Barat dalam menjalankan serangkaian program ekonomi," imbuhnya.
Kadin Jawa Barat sendiri sudah dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kamis (22/10) kemarin.
Tag Terkait
Kadin Jabar Bakal Gercep Pulihkan ekonomi di Masa Pandemi
Emil sertakan 2 eks pimpinan KPK ke tim sinkronisasi sebelum pelantikan
Pengemudi Ojol dapat hadiah motor dari Emil karena sosialisasikan Rindu di Pilkada
Partisipasi pemilih perempuan Bandung tinggi, ini reaksi Ridwan Kamil
Sosialisasi pilkada serentak 2018, KPU gandeng masyarakat ekonomi syariah
Setelah gempa di Banten, PT KAI pastikan perjalanan kereta api tetap aman
Hari ini masjid terapung bernilai Rp 913 miliar mulai dibangun
PLN Distribusi Jabar berhasil sambungi listrik 730 ribu pelanggan
Pemprov minta seluruh kabupaten/kota di Jabar siaga banjir dan longsor
UMP Rp 1,5 juta ditolak buruh, ini jawaban Disnaker Jabar