Ini tren pekerjaan yang peluangnya sangat terbuka lebar di era digital

Oleh Endang Saputra pada 28 Oktober 2018, 14:30 WIB

Bandung.merdeka.com - Berkembangnya zaman membuat beragam aspek kehidupan manusia berubah. Termasuk bidang pekerjaan. Di zaman serba digital saat ini, pekerjaan di bidang teknologi informasi (IT) terutama yang berhubungan dengan bisnis digital sangat terbuka lebar.

Direktur ITB Career Center, Dr. Eng. Bambang Setia Budi mengatakan, dalam kurun waku empat tahun terakhir terjadi pergeseran tren pekerjaan. Jika saat itu pekerjaan yang berhubungan dengan bidang perminyakan, pertambangan, eksplorasi kekayaan bumi banyak membuka lowongan pekerjaan, namun saat ini perusahaan IT yang justru sedang naik daun.

"Dunia usaha hari ini memang mau tidak mau perkembangan zamannya mengarah ke digital. Pekerjaan-pekerjaan di bidang IT seperti programer dan berhubungan dengan online seperti desain grafis, itu sangat dibutuhkan. Ada art disitu, ada desain disitu,"ujar Bambang kepada wartawan di sela acara Career Days yang digelar di Aula Barat dan Aula Timur Kampus ITB Jalan Ganesha, Sabtu (27/10).

Menurut Bambang, tren pekerjaan di bidang perminyakan dan eksplorasi kekayaan bumi saat ini sedang turun. Apalagi kondisi saat ini sumber daya alam makin turun. Belum lagi dari sisi harganya yang juga turun.

"Sekarang beberapa perusahaan oil dan gas itu zero recruitment (tidak melakukan rekrutmen pagawai baru)," kata dia.

Untuk itu kata Bambang, untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut, pihak perusahaan mencari sosok-sosok yang kreatif dan inovatif. Meski lowongan yang sangat menjanjikan di bidang IT, namun tak selalu harus dengan background pendidikan IT.

"Intinya diperlukan talent- talent yang kreatif inovatif. Itu yang sangat dicari sekali. Tapi tidak selalu punya backround jurusan IT," ucapnya.

Selain bidang pekerjaan di bidang IT, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, juga sedang tumbuh. Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir industri ini juga sedang tumbuh.

"Industri manufacture dalam 4 tahun terlahir lagi tumbuh. Yang Cukup stabil dan cenderung naik. Yang jatuh itu di sisi eksplorasi,"ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Shopee Indonesia Egtheasilva Artella membenarkan jika tren pekerjaan di sektor bisnis digital sedang naik. Dalam satu tahun Shopee bisa merekrut sekitar seribu karyawan baru.

"Di Shopee ada ratusan lowongan. Saat ini kita sedang mengembangkan tim teknologi, software enginering, departemen bussines development, marketing. Banyak karyawan kami juga dari IT misalnya dari SBM ITB. Mereka talenta-talenta muda yang kami rekrut," kata wanita yang akrab disapa Thesa ini.

Dia menyebut hampir sebagian besar karyawan diisi oleh anak-anak muda. Banyak inovasi dan gagasan-gagasan brilian yang muncul dari pemikiran anak-anak muda.

"Kita memang mencari talent muda dan local talent. Di shopee sendiri hampir 90 persen karyawan kita adalah dibawah 30 tahun. Kemudian lebih dari 40 persen top management itu ibawah 30 tahun. Jadi kita milenial generation banget," katanya.