Hasilkan ahli data di Indonesia, ITB jalin kerjasama dengan TIBCO

user
Endang Saputra 20 Februari 2018, 17:48 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Institut Teknologi Bandung (ITB) menggandeng TIBCO, perusahaan yang bergerak bidang integrasi, manajemen API dan analitik untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan data analitik di Indonesia.

Kerjasama itu dituangkan dalam penandatangan MoU antara TIBCO dengan SBM ITB, di Auditorium Kampus SBM ITB, Selasa (20/2). Penandatangan dilakukan oleh Senior Sales Director TIBCO, Seno Sumaji dan Dekan SBM ITB Sudarso Kaderi Wiryono.

Seno mengatakan transformasi digital terus berkembang pesat, termasuk ke dalam ranah sektor bisnis. Untuk mengembangkan bisnis digital, dibutuhkan keterampilan mengidentifikasi perubahan perilaku pelanggan sehingga dapat membuat intervensi atau penawaran khusus.
Untuk dapat melakukan ini, bisnis menggunakan berbagai analitik data dan alat visualisasi agar dapat memahami pelanggan dan memprediksi perilaku pelanggan.

Menurut Seno, lewat kolaborasi dengan ITB, pihaknya ingin memberikan peluang kepada mahasiswa untuk menerapkan konsep yang mereka pelajari di kelas pada ranah praktik. Hal ini juga dapat memperkuat kemampuan mereka untuk menjajaki model bisnis baru dan memperdalam pemahaman mereka di bidang analitik data serta di bidang dunia usaha.

"Saat ini bisnis digital memiliki keunggulan daya saing untuk pelanggan saat mereka mampu mengidentifikasi perubahan perilaku pelanggan. Sehingga dapat membuat lntervensi atau penawaran personal khusus bagl pelanggan di saat momentum yang tepat," kata Seno.

Menurut dia, kerjasama yang dijalin akan melibatkan mahasiswa melalui beragam kegiatan seperti lokakarya, program magang, dan pelatihan berbasis praktik. Sehingga dapat memberdayakan mahasiswa dengan keterampilan teknologi terutama di bidang analisis bisnis menggunakan gudang data (big data).

"Mahasiswa akan menerima sesi praktikum dengan menggunakan alat dan dukungan dari TlBCO untuk belajar berbagal macam teknik analitik data agar dapat memahami dan memprediksi perilaku pelanggan. Mahasiswa SBM juga akan dilengkapi dengan rangkaian keterampilan data melalui sesi-sesi seperti kulih tamu, seminar dan kegiatan jejaring bersama dengan pakar di bidang analitik data, serta modul pelatihan yang relevan," ungkapnya.

Sementara itu, Dekan SBM ITB Sudarso Kaderi Wiryono mengatakan bahwa teknologi digital memainkan peranan besar di perkembangan ekonomi Indonesia. Namun pertumbuhan ekonomi masih terhambat oleh kesenjangan keterampilan di bidang data dan teknologi.

"Kolaborasi erat antara universitas dan perusahaan di bidangnya adalah Iangkah penting untuk dapat melahirkan para calon pakar," kata dia.

Sudarso pun menyambut baik kerjasama dengan TIBCO. Lewat kolaborasi ini dapat membantu menciptakan lulusan ITB yang memiliki keterampilan lebih untuk digunakan dalam kebutuhan bisnis ke depannya.

"Bersama dengan TIBCO, ITB akan melatih dan memberdayakan gudang lulusan berbakat dan terampil di bidang analitik data. Sehingga mampu memberdayakan bisnis di Indonesia untuk mengubah pengalaman pelanggan dalam menggunakan produk atau jasa," katanya.

Credits

Bagikan