Kapolda sowan ke PWNU Jabar jelang aksi 212 di Jakarta
Kapolda Jabar
Bandung.merdeka.com - Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan berkunjung ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar, Senin (20/2). Kedatangan Anton untuk membahas rencana adanya aksi 212 atau 21 Februari 2017 yang dipusatkan di Gedung DPR RI Jakarta.
Anton dan sejumlah pejabat Polda Jabar datang ke Kantor PWNU, di Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung, sekitar pukul 11.10 WIB. Jenderal polisi bintang dua itu diterima langsung Ketua PWNU Jabar âKH Hasan Nuri Hidayatulah beserta sejumlah pengurusnya. Pertemuan dilakukan secara tertutup di ruang rapat PWNU
Hingga pukul 11.40 WIB, pertemuan itu masih berlangsung. "Pertemuan untuk membahas rencana aksi 212 besok di Jakarta," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus yang turut mendampingi Kapolda.
Namun terkait lebih detil pembahasan yang dilakukan, dia meminta menunggu hasil pertemuan. "Nanti bisa lebih lengkapnya ketika sudah selesai. Sekarang kita belum tahu apakah (PWNU) akan ikut atau tidak (aksi 212). Nanti bisa ditanyakan kalau sudah selesai," terang Yusri.
Untuk aksi 21 Februari itu, rencananya sejumlah ormas Islam akan ikut terlibat dalam aksi damai tersebut. Beberapa massa dari luar Jakarta akan ikut turun. Aksi yang mereka usung tak lain menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dicopot dari jabatannya.
Mereka juga menuntut untuk menghentikan kriminalisasi terhadap ulama, stop penangkapan mahasiswa, dan mendesak aparat hukum memenjarakan penista agama.
Tag Terkait
Kadin Jabar Bakal Gercep Pulihkan ekonomi di Masa Pandemi
Emil sertakan 2 eks pimpinan KPK ke tim sinkronisasi sebelum pelantikan
Pengemudi Ojol dapat hadiah motor dari Emil karena sosialisasikan Rindu di Pilkada
Partisipasi pemilih perempuan Bandung tinggi, ini reaksi Ridwan Kamil
Sosialisasi pilkada serentak 2018, KPU gandeng masyarakat ekonomi syariah
Setelah gempa di Banten, PT KAI pastikan perjalanan kereta api tetap aman
Hari ini masjid terapung bernilai Rp 913 miliar mulai dibangun
PLN Distribusi Jabar berhasil sambungi listrik 730 ribu pelanggan
Pemprov minta seluruh kabupaten/kota di Jabar siaga banjir dan longsor
UMP Rp 1,5 juta ditolak buruh, ini jawaban Disnaker Jabar