DAM konsen gelar pelatihan safety riding bersama AHBP

user
Farah Fuadona 21 Agustus 2016, 17:21 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat menggelar pelatihan safety riding untuk komunitas sepeda motor Honda di Banjar Sport Center - Langensari Kota Banjar. Kegiatan ini diikuti 40 bikers pengguna sepeda motor Honda yang tergabung di Asosiasi Honda Banjar Patroman (AHBP).
 
Sejak Januari sampai Agustus 2016, tercatat sebanyak 13 Paguyuban dari total 19 Paguyuban atau Ikatan yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB) diberikan pelatihan safety riding oleh DAM.  
 
Menurut Lerri Gunawan, General Manager Sales, Marketing dan Logistic DAM, pihaknya terus mengkampanyekan keselamatan berkendara yang aman dan nyaman berupa pelatihan safety riding kepada warga Jawa Barat.

"Pelatihan diberikan tidak hanya kepada komunitas, melainkan juga untuk pelajar dan perusahaan-perusahaan," ujar Lerri dari siaran pers yang diterima Merdeka Bandung, Minggu (21/8).
 
Pelatihan Safety Riding untuk Pelajar bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan berlalu-lintas yang baik dan aman, dengan menitikberatkan pada pengetahuan peraturan lalu-lintas berserta rambu-rambu berlalu-lintas.

Sedangkan bagi Komunitas atau Karyawan Perusahaan bertujuan memberikan pengetahuan (teori dan praktek) teknik mengendalikan sepeda motor dan menjalankan atau mematuhi undang-undang lalu-lintas beserta menjalankan etika yang baik dan aman.
 
“Sejak Januari 2016 hingga Juli 2016 DAM telah mengkampanyekan edukasi Safety Riding ke 69 lokasi di Jawa Barat yang melibatkan 16.578 orang. Dalam pelatihan Safety Riding, DAM menyiapkan all type sepeda motor Honda yang dapat digunakan sebagai sarana praktik safety riding,” ujar Lerri.
 
Sementara itu, Asep Wawan Hernawan, Instruktur Safety Riding DAM menjelaskan, “Untuk pelatihan yang diberikan ke Sekolah berupa demo dan teori mulai dari teknik pengereman, berbelok, dan keseimbangan. Sedangkan bagi Komunitas dan Perusahaan dapat mempraktikkan langsung cara pengereman, berbelok dan keseimbangan,” ujarnya.

Kredit

Bagikan