Wanita membangun kerajaan bisnis, kenapa tidak?


Bandung.merdeka.com - Dewasa ini, istilah 'konco wingking' sang suami mungkin tak lagi diaplikasikan pasangan muda di kota-kota besar. Istilah yang berarti wanita di belakang ini kerap diartikan tugas sebagai seorang istri yang identik bekerja di dapur sekarang sepertinya hanya sebuah istilah saja. Soalnya, tak sedikit wanita yang telah menikah masih memilih untuk melanjutkan kiprahnya sebagai wanita karier.
Meski tak sedikit yang meneruskan kariernya setelah menikah, tak sedikit pula wanita melepaskan pekerjaannya dan memilih untuk menjalani bisnis. Bila bisnis biasanya dilakukan oleh kaum adam, kini tak sedikit wanita yang mulai merintis bisnis dan membangun keuangan secara pribadi. Bagi wanita mau berbisnis namun masih bingung, mau tahu caranya?
Adalah Google yang menghapus kesenjangan peluang ekonomi lewat kegiatan Womenwill Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan di lima kota itu merupakan konferensi dengan pembahasan topik utamanya seputar pengembangan bisnis kecil milik wanita.
Dalam ballroom Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, sekitar seribu wanita berkumpul mengikuti kegiatan yang diselenggarakan mulai pukul 08.00 WIB. Mereka antusias mendengarkan pemaparan dari para narasumber. Hal tersebut nampak dari banjirnya pertanyaan kala sesi tanya jawab berlangsung seusai pemaparan materi dari masing-masing pembicara.
"Banyak wanita Indonesia yang ingin berbisnis tapi tidak tahu harus memulai dari mana atau dengan cara apa. Makanya kami kemas acara Womenwill ini untuk menghapus kesenjangan peluang ekonomi dengan membantu wanita Indonesia meraih lebih banyak peluang ekonomi," ujar pemimpin program Womenwill untuk Google Indonesia, Fibriyani Elastria, Rabu (24/5).
Fibri bercerita, dengan hadirnya program Womenwill ini tujuannya untuk membimbing komunitas wanita wirausaha dan mendorong untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk membantu para wanita Indonesia berkembang dengan memanfaatkan teknologi.
Di sisi lain, satu seorang pengusaha wanita di Bandung yakni Aprilia Kristiawan yang merupakan pemilik Papyrus Photo bercerita bahwa dampak signifikan dirasakan semenjak memutuskan bisnisnya secara online merupakan cara yang sangat efisien dan berdampak positif.
"Tidak ada lagi biaya-biaya promosi yang melangit dengan dampak yang tidak bisa diukur. Musuh terbesar kita sebagai kaum perempuan adalah keterbatasan masa lalu ketika dunia digital belum ada. Sekarang, masanya dunia tanpa batas," jelas Aprilia.
Dengan begitu menunjukkan bahwa pendekatan bisnis yang ditujukan khusus untuk para wanita Indonesia sangatlah penting. Oleh karenanya, melalui program Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat (Gapura) Digital, Google juga membuat fokus turunan utama program yakni konferensi Womenwill yang berjalan beriringan di sejumlah kota di Indonesia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak